Mengisi keseruan saat waktu istirahat, OSIS SMAN 2 Mataram melakukan siaran. Berisi tentang himbauan protokol kesehatan kepada seluruh warga smanda, lagu-lagu religi dan menfess atau pesan rahasia dari dan untuk warga smanda yang dibacakan langsung oleh penyiar. Tak hanya itu, sembari mendengarkan siaran selama 20 menit istirahat siswa dan siswi SMAN 2 Mataram dapat mengumpulkan zakat fitrah, infaq, dan shodaqoh yang dapat diserahkan hingga tanggal 23 April kepada petugas pengumpulan dan penyaluran ZIS. Para siswa dapat menyerahkannya, di samping ruang piket KBM dan akan segera di rekap oleh petugas pengumpulan zakat.
Tadarus Al-Qur’an dipandu oleh siswa siswi perwakilan kelas, dan pembacaan sari tilawah serta dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadzah Maskanah, S.Pd dengan tema “Berbuat Baiklah Walau Sekecil Apapun” Seperti contoh segelas air putih mungkin tidak berarti bagi orang yang tidak merasa haus, akan tetapi air tersebut akan sangat berarti untuk orang yang merasa kehausan. Contoh lain, menyingkirkan duri dari jalanan walaupun kegiatan sepele yang kita lakukan ini namun lama kelamaan akan bernilai besar. Adapun kisah seorang wanita dengan kebaikan hatinya, ia memberi minum kepada kancil yang merasa kehausan. Janganlah engkau sepelekan kebaikan walau hanya sedikit (Q.S. Al-Zalzalah [7-8]). Berbuat baik sangat besar pahalanya di sisi Allah Swt. Kebaikan sekecil apapun akan ada balasannya, begitu juga dengan kejatahan sekecil apapun. Sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.
Mengawali kegiatan di kelas dengan tadarus bersama, dipandu oleh siswa perwakilan kelas secara bergilir. Dilanjutkan dengan pembacaan sari tilawah, dan juga tausiyah yang disampaikan oleh Ustadzah Fridaeni Emi M, S.E. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan beberapa macam golongan manusia di dunia yaitu:
Golongan manusia yang beruntung Yaitu golongan manusia yang kehidupannya hari ini lebih baik dari hari kemarin. Orang-orang yang senantiasa menjalani seluruh perintah Allah Swt. dan menjauhi segala larangan-Nya. Orang yang beruntung adalah orang yang senantiasa mengalami perubahan dalam hidupnya.
Golongan manusia yang merugi Yaitu golongan manusia yang kehidupannya hari ini sama saja dengan kemarin.
Golongan manusia yang celaka Yaitu orang-orang yang kehidupannya hari ini lebih buruk dari hari kemarin. Contohnya seperti sikap kesopanan yang menurun, hal ini bisa disebabkan oleh faktor pergaulan yang tidak baik. Kita sebagai manusia beriman tentu saja ingin masuk ke dalam golongan manusia yang beruntung (Q.S. Al-Mukminun [1-5]). Kita bisa mencobanya dengan mendirikan dan menjaga sholat dan senantiasa memperbaiki kualitas sholat kita agar menjadi semakin baik.
(Selasa,18/04/2022). Keluarga besar SMAN 2 Mataram mengadakan kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an dirangkai dengan buka puasa bersama yang diadakan pada hari Selasa, 19 April 2022 mulai pukul 17.00 wita. Bertempat di Mushola As-Syakirin, Ustadz Zaki Maulana Islan yang merupakan alumni Dalwa Bangil dan Rubath Tarim Hadhramaut Yaman menyampaikan tentang hikmah pentingnya memuiakan Al-Qur’an. Intisari penting yang beliau sampaikan adalah bahwasanya orang-orang yang memuliakan Al-Qur’an akan dimuliakan oleh Allah SWT. Peringatan Nuzulul Qur’an ini dihadiri oleh dewan guru, staff Tata Usaha dan siswa muslim, yang juga dibuka dengan tilawah Al-Qur’an dan diikuti dengan pembacaan ratib. Setelah itu, dilanjutkan dengan sholat tarawih berjamaah oleh para bapak guru dan siswa putra.
(Sabtu, 16/04/2022). Dalam rangka meraih keberkahan Ramadhan 1443H, para anggota Dharma Wanita SMAN 2 Mataram melaksanakan kegiatan berbagi takjil sebanyak 215 kotak pada hari Sabtu, 16 April 2022 di depan SMAN 2 Mataram dibawah arahan Ibu Hj.Ratna Khoiriyah,S.Ag sebagai Ketua. Sumber dana untuk pengadaan takjil berasal dari sumbangan para anggota Dharma Wanita SMAN 2 Mataram. Takjil diberikan kepada pengguna jalan yang melintas di depan sekolah mulai pukul 17.00 wita.
Diawali dengan imtak pagi, Khusus imtak agama Islam melaksanakan tadarus dan pembacaan sari tilawah bersama seluruh siswa, guru dan pegawai yang dilanjutkan dengan tausiah dari beberapa ibu guru, dalam hal ini seluruh siswa yang hadir dihimbau untuk merangkum isi tausiah pada hari itu. Sedangkan pada imtak agama Kristen Katolik, Kristen Protestan, dan agama Hindu melaksanakan doa bersama pada ruang-ruang yang telah disediakan. Kemudian, dilanjutkan dengan kegiatan belajar mengajar di kelas hingga diakhiri dengan sholat Dzuhur berjamaah di musholla As-Syaqirin.
Dilaksanakan di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center, Pekan Seni Islam Ramadhan diisi dengan lomba nasyid antra sekolah yang merupakan salah satu sarana Islam di bidang musik, seperti bersholawat untuk para nabi dan rasul. Pada lomba nasyid kategori putri, juara pertama dimenangkan oleh SMAN 6 Mataram dan juara kedua diraih oleh SMAN 2 Mataram. Sedangkan untuk kategori putra, juara pertama dimenangkan oleh MAN 2 Mataram dan juara kedua dimenangkan oleh SMAN 2 Mataram. Kami ucapkan selamat kepada seluruh peserta yang sudah mengharumkan nama sekolah dengan meraih juara lomba nasyid dalam Pekan Seni Islam Ramadhan 1443H.
Menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan, dengan pelaksanaan imtak rutin pada hari Jumat. Dipandu oleh siswa dan siswi perwakilan kelas XI MIPA 4, lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang menyejukkan hati serta ceramah singkat yang disampaikan mampu membangkitkan semangat jamaah untuk mendengarkan. Tak lupa pula, beberapa topik seputar Ramadhan yang dijadikan sebagai pertanyaan dalam quiz kali ini.
Sedangkan pada imtak agama Kristen Katolik diisi dengan renungan oleh Bapak Petrus Lexi, SE. Dan pada imtak agama Kristen Protestan diisi nyanyian yang dipandu oleh perwakilan siswi. Serta pada imtak agama Hindu melaksanakan doa bersama Bapak I Gede Parwata, S.Pd.
Rangkaian acara gelar budaya dan pentas seni dilaksanakan berbarengan dengan seremonial pelepasan angkatan ke-45 SMAN 2 Mataram. Penyampaian kesan dan pesan oleh siswa perwakilan kelas XI dan XII serta kata – kata pelepasan oleh Bapak Kepala SMAN 2 Mataram, Drs. H. Arofiq, M.M. resmi membuka acara ini. Dilaksanakan di lapangan SMAN 2 Mataram dengan dihadiri oleh seluruh siswa dan siswi kelas XII dan wali murid dari siswa berprestasi.
Selanjutnya penyerahan piagam kepada siswa berprestasi, baik prestasi akademik maupun non-akademik, serta pengalungan gordon oleh wali kelas kepada setiap siswa binaannya. Seremonial juga berlangsung semakin meriah dengan pemutaran video kenangan kelas XII yang mengundang banyak atensi dari para guru untuk ikut menyaksikan video kenangan tersebut.
Dalam amanat upacara bendera yang dilaksanakan pada hari Senin, 28/03/22, Bapak Kepala Sekolah menyampaikan beberapa hal yakni, bapak dan ibu guru dihimbau untuk membuat jam pembelajaran menjadi lebih mengasyikan dengan tujuan agar para siswa dan siswi tidak merasa bosan selama mengikuti pelajaran. Selanjutnya, setelah selesai diadakannya kegiatan spiritual camp bagi kelas XII, nantinya kegiatan spiritual camp ini juga akan dilaksakan bagi kelas XI dan X. Beliau juga memperkenalkan slogan dikbud NTB “Saya Bisa, Hebat, dan Luar Biasa” di setiap sekolah SMA/SMK yang harus di ketahui oleh seluruh peserta didik. Serta diakhiri dengan informasi mengenai NTB yang masuk menempati peringkat 3 besar setelah Jawa Tengah dan Aceh dalam hal keunikan budayanya.
(26/03/22) – Salah satu program yang dikembangkan oleh dikbud kepada setiap sekolah dalam rangka meningkatkan kecerdasan spiritual, emosional dan intelektual pada siswa. Spiritual camp dilaksanakan dengan serangkaian kegiatan seperti pemberian materi, taddarus bersama, shalat tahajjud berjamaah, hingga olahraga bersama. Tentunya dengan beragam kegiatan tersebut dilaksanakan di sekolah, hal itu ditujukan untuk membentuk karakter Pelajar Pancasila yang beriman dan bertakwa serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila. Kegiatan ini sudah banyak dilaksanakan oleh sekolah menengah atas lainnya di Nusa Tenggara Barat.
Spiritual camp diawali dengan pembukaan oleh Bapak Drs. H. Arofiq Dardiri, M.M bersama Bapak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Dr. Aidy Furqon, S. Pd., M. Pd serta komite SMAN 2 Mataram. Dilanjutkan dengan shalat maghrib berjamaah serta pemberian materi terkait kebersamaan dan persahabatan. Setelah itu peserta spiritual camp dipersilahkan istirahat, yang nantinya akan bangun Kembali untuk menunaikan shalat tahajjud berjamaah dan taddarus bersama. Kegiatan yang tak kalah seru yaitu olahraga bersama dibarengi dengan bermain games yang tentunya membuat peserta semakin bersemangat.
Penyerahan penghargaan secara simbolis kepada siswa masing-masing perwakilan keagamaan oleh Bapak Kepala SMAN 2 Mataram, dan pembacaan doa oleh Bapak Abdullah Rajab, M.PdI menutup kegiatan ini secara resmi dan semoga seluruh elemen yang ikut berpartisipasi dalam terlaksananya kegiatan ini dapat mengambil nilai-nilai positif dan ilmu-ilmu baru yang dapat dipergunakan di kemudian hari.