Memuat

Kategori Informasi

27/04/ 2026
GEELONG, HARI BESAR TIBA – THE BIG DAY!
Serah terima kenang-kenangan dari SMAN 2 Mataram (Pak Gunawan, kiri) kepada Christian College Geelong (Pak Daryl Riddle, kanan)

Geelong (28/02/2023) – Pukul 08.30 waktu Geelong, satu persatu peserta tiba di kelas Bahasa Senior Campus (SMA) Christian College Geelong (CCG). Siswa SMAN 2 Mataram sangat bersemangat bercerita tentang hari pertama bersama host mereka masing-masing. Sambil menikmati bekal sarapan yang dipersiapkan oleh orang tua angkat, mereka bergantian menunjukkan hal-hal yang ada di rumah baru mereka.

Hari Selasa ini, kegiatan akan diawali dengan belajar Bahasa Inggris bersama Pak John, pengajar Bahasa Inggris dan Indonesia di CCG. Pelajaran berlangsung selama 1 jam dan berakhir tepat pukul 10.10. Setelah itu, Pak Yuji Nakayama, ketua program pertukaran Jepang memanggil peserta dan guru pendamping untuk sesi foto individu. Beliau sangat ramah dan hasil fotonya bagus sekali!

Kelas Bahasa Inggris bersama Pak John

Di balik keceriaan peserta, mereka sedikit tegang karena kurang dari 2 jam mereka akan tampil memperkenalkan diri dalam Bahasa Inggris, menyanyikan mars SMAN 2 Mataram dan menarikan tarian kontemporer berjudul Kembang Kipas di depan CEO, Pak Daryl Riddle, Kepala Sekolah SMA, Pak Rick Geall, Kepala Sekolah SMP, Pak Adam, dan Kepala Sekolah lain dari Campus CCG, Ketua Program Bahasa Indonesia, Ibu Nani Thomas, Ketua Program Pertukaran Indonesia-Australia, Ibu Jessica Bijaksono, Tim Bahasa Indonesia, siswa kelas 10, 11, dan 12 Senior Campus.

Acara Welcome Service dimulai pukul 12.20 WITA. Pak Riddle, Pak Geall, Pak Ihdzar dan Pak Gunawan memasuki auditorium seni dan music CCG diikuti oleh seluruh siswa SMAN 2 Mataram. Acara dibuka dengan penampilan tim paduan suara Senior Campus yang menyanyikan Hymne CCG. Yang lebih membanggakan bagi peserta dari SMAN 2 Mataram adalah tim paduan suara menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya! Seluruh peserta dengan bangga turut bernyanyi.

CEO CCG, Pak Daryl Riddle

CEO CCG, Pak Daryl Riddle, kemudian memberikan pidato sambutannya. Beliau sangat senang akhirnya kegiatan pertukaran Indonesia-Australia berlangsung kembali. Beliau juga berterima kasih kepada hosts family (keluarga angkat) yang telah meluangkan waktu, tenaga dan biaya untruk mendukung program CCG dan SMAN 2 Mataram. Terakhir, beliau berharap rombongan SMAN 2 Mataram akan menikmati waktu kunjungannya belajar dan bertukar budaya bersama siswa dan keluarga Australia di Geelong.

Setelah sambutan singkat dari CEO CCG, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Bapak Gunawan, S.Pd., M.Pd., memberikan pidato sambutan dan diterjemahkan oleh Bapak Ihdzar Azizi, S.Pd., M.A. TESOL, Ketua Program Pertukaran Indonesia-Australia. Bapak Gunawan menyatakan sangat gembira dengan berlangsungnya kembali kegiatan ini setelah sempat terhenti selama 2 tahun. Beliau menambahkan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan seluruh pihak di CCG dan keluarga angkat yang dengan tulus hati menerima siswa dan guru pendamping selama berada di Geelong.

Respon dan Sambutan SMAN 2 Mataram oleh Pak Ihdzar (kiri) dan Pak Gunawan (kanan)

Bapak Gunawan juga berharap bahwa kegiatan pertukaran ini akan memberikan rasa tanggung jawab dan toleransi tinggi dari seluruh peserta terutama dalam menghadapi perbedaan baik budaya, bahasa, agama, latar belakang sosial, dan lain-lain. Bagi guru, beliau berharap akan banyak kesempatan untuk bertukar pengalaman dalam mengajar, belajar dan mengelola Pendidikan. Terakhir beliau meneruskan pesan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Bapak Dr. H. Aidy Furqan, M.Pd., di mana beliau sangat senang akhirnya kedua sekolah bisa berhubungan kembali dan sangat menanti kedatangan CCG ke Lombok tahun depan.

Acara dilanjutkan dengan serah terima kenang-kenangan dari kedua sekolah dan perkenalan dari seluruh peserta SMAN 2 Mataram dalam Bahasa Inggris. Ke 15 peserta dan 2 guru pendamping dengan penuh percaya diri memperkenalkan diri. Mereka kemudian menerima kenang-kenangan dan bahan belajar selama di CCG.

Perkenalan diri peserta dalam Bahasa Inggris

Tiba saatnya pertunjukan dari siswa SMAN 2 Mataram. Pertunjukan pertama, 15 siswa peserta dengan bangga menyanyikan Mars SMANDA dan membuat kagum penonton yang hadir. Kemudian, kelompok tari siswa perempuan terdiri dari Baiq Khairina, Leila, Anastasya, Chyntia, Inayah, dan Zeska telah bersiap dengan kostum merah dan kipas kertas yang cantik untuk menarikan tari Kembang Kipas. Gerakan gemulai dan formasi ombak yang diciptakan dari tarian ini sekali lagi berhasil membuat decak kagum para tamu undangan dan penonton yang hadir.

Tari Kembang Kipas

Acapun diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kepala Campus Senior, Bapak Rick Geall. Dalam doanya beliau berterima kasih atas berkah dan kesempatan yang telah diberikan sehingga kedua sekolah bisa berhubungan kembali dan berharap seluruh peserta dalam keadaan sehat dan dapat mengikuti kegiatan dengan baik.

Foto bersama di depan Campus Senior

Acarapun berakhir dan rombongan peserta bersama keluarga angkat bergegas ke halaman depan Senior Campus untuk melakukan sesi foto bersama. Semua merasa Bahagia dan senang acara welcome service berjalan lancar dan secara resmi kegiatan pertukaran di mulai!

#twinschool

#sekolahkembar

#smandajaya

#dikbudntb

#geelong

#mataram

#australiaindonesia

#pertukaranjangkapendek

27/04/ 2026
Reuni Bareng Alumni BIO 4 Angkatan 93

Masa SMA memang menjadi momen yang tidak akan terlupakan. Banyak kenangan manis, suka dan duka yang tentunya pernah terukir di masa ini dan berkumpul di sekolah kembali bersama teman seangkatan, menjadi hal yang sangat dinanti setelah perpisahan panjang menggapai cita-cita.

Pagi ini, Jumat (3/03/23) SMAN 2 Mataram kedatangan Alumni Bio 4 Angkatan 93. Kedatangan para alumni ini dalam rangka menjalin silaturahmi dengan Kepala Sekolah, Guru dan juga sharing kepada adik – adik angkatannya yang masih duduk di kelas XII dalam bentuk Sosialisasi dan Bakti sosial.

Kunjungan silaturahmi yang diketuai oleh Wiwin Setyo Subagio ini mendapat sambutan hangat oleh Bapak Drs. H. Arofiq, MM beserta jajarannya di ruangannya. Pada kesempatan tersebut, para alumni bernostalgia tentang masa-masa mereka bersekolah di SMA Ampenan yang sekarang telah berubah nama menjadi SMAN 2 Mataram. Selain bernostalgia, para alumni juga menyampaikan rencana untuk mengadakan reuni akbar karena selama ini reuni sekolah hanya diadakan perangkatan. Rencana ini didukung oleh Kepala sekolah yang juga sebelumnya memiliki program untuk melakukan pendataan alumni dan besar harapan kedepannya akan terjalin hubungan yang sinergis antara sekolah dan alumni.

Setelah mengobrol santai di ruang Kepala Sekolah, acara dilanjutkan dengan sosialisasi yang dirangkaikan dengan bakti sosial di ruang meeting dengan menghadirkan perwakilan siswa kelas XII. Sosialisasi ini diisi dengan pemaparan tentang daur ulang sampah yang dibawakan oleh Vera, salah satu alumni yang merupakan motivator dan ingin membagi inovasinya dalam pengelolaan sampah. Dalam penjelasannya, Ia mengajukan pertanyaan tentang 3 langkah pengelolaan sampah dan pengertian dari efek rumah kaca yang dapat dijawab benar oleh siswa kelas XII, dan yang menjawab benar diberikan bingkisan hadiah. Vera juga memaparkan tentang pentingnya mengelola sampah organik untuk menyelamatkan bumi, salah satu contohnya dengan membuat pupuk kompos.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sharing dan games pertanyaan lagi yang dibawakan oleh Agus Shopian. Ia meminta semua yang ada di ruangan untuk fokus mendengarkan agar bisa menjawab pertanyaannya. Agus menyampaikan beberapa hal untuk memotivasi adik-adik angkatannya yang kini duduk dibangku kelas XII yang sebentar lagi akan lulus. Berbekal dari pengalamannya sekolah di Ampenan lalu merantau ke Bandung dan sekarang tinggal di Jakarta bersama keluarganya, Agus menyampaikan beberapa point penting yang dapat kita simak bersama.

Yang pertama, Sumber informasi yang sudah sangat mudah di akses harusnya bisa menjadi semangat untuk belajar karena tidak sesusah dulu yang mau mencari jawaban harus datang dan membaca di perpustakaan selain itu juga harus bersyukur dengan sistem pendidikan sekarang dimana sekolah sudah menerapkan program ramah anak. Guru tidak bisa sewenang wenang memberikan hukuman fisik kepada siswa, berbeda dengan jaman dulu dimana kekerasan menjadi hal yang biasa dalam dunia pendidikan namun juga tidak dipungkiri membentuk mental yang tangguh pada lulusannya. Apapun yang di ajarkan guru di sekolah pasti untuk kebaikan siswa-siswanya. Semoga dengan program ramah anak, bisa mencetak lulusan yang lebih percaya diri, mandiri, kompetitif dan positif.

Kedua tentang value, bagaimana nilai seseorang tidak ditentukan oleh orang lain, melainkan dirinya sendiri. Jadi bagaimana kita yang berasal dari sekolah yang sama dan setelah lulus menjadi seseorang dengan nilai yang berbeda di masyarakat. Apakah kita ingin di nilai baik atau buruk, itu hanya bisa ditentukan oleh diri kita sendiri.

Selanjutnya tentang mental health yang diumpamakan dengan seorang supir dan penumpang. Apakah mental kita sebagai penumpang yang hanya akan menurut saja ? ataukah ingin menjadi supir yang menentukan sendiri tujuan kita akan kemana. Dari sharing ini, semoga bisa memberi pemahaman dan motivasi untuk siswa kelas XII yang akan lulus dan membantu mereka menentukan keputusan dengan lebih mandiri dikemudian hari.

Acara ini ditutup dengan sesi foto bersama dan bakti sosial berupa penyerahan bingkisan dan pelakat yang diterima langsung oleh Bapak Arofiq.

27/04/ 2026
Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini Usia Anak Oleh Dharma Wanita SMAN 2 Mataram
Foto bersama kegiatan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini Usia Anak oleh Dharma Wanita SMAN 2 Mataram

Mataram — Menduduki posisi tertinggi kedua di ASEAN sebagai negara dengan jumlah pernikahan dini terbanyak tentunya bukan suatu prestasi yang membanggakan bagi Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) 2021 mencatat sekitar 1.220.900 anak di Indonesia mengalami perkawinan usia anak, ini belum termasuk praktik perkawinan anak di bawah tangan (nikah siri). Di dalam data tersebut, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masuk dalam tujuh besar angka kasus perkawinan anak tertinggi di Indonesia.
Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP2AP2KB) Provinsi NTB, angka pernikahan dini meningkat setiap tahun. Data dispensasi perkawinan di Pengadilan Tinggi NTB dengan persentase pada 2019 sebesar 370 kasus, 2020 sebesar 875 kasus, 2021 sebesar 1132 dan awal tahun 2022 sebesar 153 kasus dan akan masih terus bertambah mengikuti perkembangan data terbaru hingga tahun 2023.


Pernikahan dini tentunya memberikan dampak buruk yang mnyebabkan tercurinya hak seorang anak. Hak-hak itu antara lain hak pendidikan, hak untuk hidup bebas dari kekerasan dan pelecehan, hak kesehatan, hak dilindungi dari eksploitasi, dan hak tidak dipisahkan dari orangtua. Berkaitan dengan hilangnya hak kesehatan, seorang anak yang menikah di usia dini memiliki risiko kematian saat melahirkan yang lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang sudah cukup umur. Kondisi ekonomi yang tidak stabil dan kurangnya kesiapan dalam mengasuh anak juga bisa ,menyebabkan anak yang dilahirkan akan mengalami stanting. Selanjutnya, seorang anak perempuan yang menikah akan mengalami sejumlah persoalan psikologis seperti cemas, depresi, bahkan keinginan untuk bunuh diri. Di usia yang masih muda, anak-anak ini belum memiliki status dan kekuasaan di dalam masyarakat. Mereka masih terkungkung untuk mengontrol diri sendiri. Terakhir, pengetahuan seksualitas yang masih rendah meningkatkan risiko terkena penyakit infeksi menular seperti HIV.


Kekhawatiran ini menjadi latar belakang Dharma Wanita di SMA Negeri 2 Mataram mengadakan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini usia Remaja yang diadakan pada hari Sabtu (11/03/2023) di Ruang Meeting SMAN 2 Mataram dan diikuti oleh perwakilan OSIS dan anggota ekstrakurikuler lainnya. Sosialisasi ini dilakukan dengan tujuan memberi edukasi kepada remaja khususnya siswa-siswi SMAN 2 Mataram untuk mencegah pernikahan dini dengan memberi pemahaman tentang dampak dari pernikahan pada usia dini yang dapat merugikan remaja.
Sosialisasi ini menghadirkan narasumber Ibu Suci Apriani selaku ketua KPAD. Beliau membuka acara dengan memberikan pengertian bahwa perkawinan anak merupakan perkawinan yang dilakukan oleh seseorang yang berada dibawah umur atau 19 tahun sesuai UUD perkawinan yang berlaku. Beliau berkata bahwa hal ini merupakan suatu bentuk kekerasan kepada anak, karena dapat mencabut 4 hak dasar anak, yakni hak hidup, hak hidup tumbuh kembang, hak mendapatkan perlindungan, dan hak berpatisipasi. Beliau juga memaparkan tentang permasalahan perkawinan dini dengan memberikan informasi terkait penyebab, dampak, dan apa yang bisa dilakukan untuk pencegahan pernikahan dini ini.
Dari kegiatan ini diharapkan siswa dan siswi Smanda lebih memahami pentingnya memiliki kesiapan mental dan finansial sebelum memutuskan untuk berumah tangga apalagi di usia muda. Karena menikah bukan hanya perkara acara 1 hari 1 malam, tapi akan berlangsung seumur hidup.

27/04/ 2026
GEELONG, YUK BERMAIN DAN BELAJAR DI CAMPUS SURF COAST dan DEAKIN UNIVERSITY!

Geelong (01/03/2023) –  Pagi yang sedikit mendung di Geelong hari ini, namun semangat peserta untuk mengunjungi Surf Coast Campus tak Surut. Hari ini, Rabu, 1 Maret 2023, rombongan akan bertolak ke Surf Coast Campus dan bertemu dengan siswa siswi kelas 5 yang mengambil mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Ibu Debby, Kepala Surf Coast Campus, sudah siap menyambut peserta di Surf Coast Campus dengan Morning Assembly (apel pagi) bersama seluruh siswa kelas 1 s.d. 5. Kegiatan diawali dengan doa bersama dan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh siswa dan guru yang hadir di ruang assembly. Kemudian siswa kelas 5 memperkenalkan diri dalam Bahasa Indonesia dan menyanyikan lagu sederhana menyapa peserta dari Lombok. “Selamat Pagi, Selamat Pagi!”, mereka bernyanyi penuh semangat. Kegiatan dilanjutkan dengan perkenalan diri oleh seluruh peserta rombongan dari SMAN 2 Mataram dalam Bahasa Inggris.

Siswa Smanda kemudian mendapat kesempatan untuk menampilkan 2 tarian di hadapan seluruh peserta Assembly. Tarian pertama Kembang Kipas dan tarian kedua, Tari rudat. Seluruh penonton terhibur dan senang dengan kehadiran rombongan Smanda. Di akhir pertunjukan seluruh peserta rombongan diberikan bingkisan berupa bendera Australia dan boneka koala yang diserahkan langsung oleh beberapa siswa Surf Coast Campus.

Setelah acara penyambutan, siswa dibagi menjadi 2 kelompok untuk mengikuti pembelajaran musik dan olahraga bersama siswa kelas 4 dan 5. Siswa Surf Cast sangat bersemangat menari, bermain musik dan berolahraga dengan siswa SMAN 2 Mataram. Kegiatan diakhiri dengan menyantap kudapan berupa buah dan roti yang disiapkan oleh staf Surf Coast Campus.

Tepat pukul 11.00, Rombongan bertolak ke Deakin University di Waurn Ponds. Dalam perjalanan rombongan sempat mampir di tempat makan cepat saji untuk menikmati makan siang. Tiba di Universitas Deakin, peserta disambut oleh staf yang langsung menunjukan beberapa fasilitas dan ruang-ruang kelas yang ada di Deakin University.

Siswa peserta dan guru pendamping sangat kagum dengan fasilitas dan budaya perkuliahan di Deakin University. Mereka mengembangkan riset terkait aktifitas fisik bagi mereka yang tertarik dengan dunia olahraga. Deakin percaya bahwa keterampilan bisa dikembangkan melalui sains atau ilmu pengetahuan. Jadi, universitas tidak hanya menyediakan pengembangan bakat alami namun juga bisa mencetak keterampilan tertentu berdasarkan hasil riset dan ilmu pengetahuan.

Kegiatan hari ini diakhiri dengan kembali ke kampus senior CCG. Tepat pukul 15.30, seluruh peserta dijemput oleh host mereka masing-masing. Sungguh pengalaman yang luar biasa. Beberapa siswa peserta sampai mebulatkan tekad akan melanjutkan Pendidikan tinggi mereka di Australia.

#twinschool

#sekolahkembar

#smandajaya

#dikbudntb

#geelong

#mataram

#australiaindonesia

#pertukaranjangkapendek

27/04/ 2026
GEELONG, YUK BELAJAR BERTANI, BERKEBUN DAN BETERNAK DI KAMPUS BACK CREEK!
Foto bersama di Kampus Back Creek

Geelong (02/03/2023)Kamis pagi yang cerah namun suhu 15 derajat celsius menyambut kami di Kampus Senior Christian College Geelong (CCG). Seluruh peserta dan guru pendamping sudah berkumpul di kelas Bahasa Indonesia tepat pukul 08.50. Kegiatan hari ini akan dilaksanakan selama sehari penuh di Kampus Back Creek; kampus di mana siswa kelas 9 Middle School CCG melakukan praktek lapangan selama 5 pekan.

Tepat pukul 09.00 kami menaiki bus sekolah yang dikemudikan pak Mark. Perjalanan menuju ke Kampus Back Creek memakan waktu sekitar 60 menit. Sepanjang perjalanan kami menikmati hamparan lahan pertanian dan peternakan yang ada di sekitar Geelong. Tak terasa rombongan tiba di halaman parkir Back Creek.

Ibu Kim, Kepala Kampus Back Creek, memberi briefing singkat kegiatan peserta di Kampus.

Seorang guru pendamping Back Creek menyambut kami dengan hangat dan memastikan kami mengenakan sepatu bot/sepatu khusus untuk area perkebunan. Tidak lupa kami diminta memakai jaket tambahan karena suhu yang semakin dingin dan cuaca yang sedikit berangin.

Peserta dipandu menuju ke ruang penerimaan tamu yang langsung tergabung dengan dapur di mana siswa kelas 9 melakukan aktifitas memasak selama mereka tinggal di Back Creek. Ibu Kim, Kepala Kampus menawarkan seluruh peserta untuk menikmati kopi atau teh hangat. Hari ini adalah hari terakhir kelompok siswa laki-laki kelas 9 dari Middle School CCG mengikuti kegiatan praktek lapangan. Salah satu ketua grup, John, memperkenalkan diri dan mulai bercakap-cakap dengan seluruh peserta.

Sekitar 20 menit kemudian, Ibu Kim meminta seluruh peserta keluar ruangan dan memberikan briefing singkat kegiatan hari ini. Siswa kelas 9 CCG diminta memimpin grup dan menjelaskan kegiatan rutin mereka dari pagi hingga siang hari. Hal pertama yang dilakukan adalah memberi makan beberapa binatang ternak dan peliharaan yang ada di Back Creek. Terdapat beberapa ekor marmut, ayam, kambing dan domba yang ada di lokasi pagi itu.

Peserta dari SMAN 2 Mataram berebut untuk memegang marmot, memberi  makan kambing dan Ayam serta mengatur domba-domba agar tetap berada di dalam area kandang mereka. Kegiatan sederhana namun sangat bermakna karena siswa secara langsung melakukan kegiatan merawat dan memberi makan hewan-hewan yang lucu dan terawat dengan baik.

Kegiatan kemudian dilanjutkan ke kandang sapi perah. Siswa peserta bermain bersama beberapa ekor sapi kecil yang senang menjilati tangan peserta. Sedikit geli, namun peserta suka dengan pengalaman baru ini. Kegiatan memerah sapi sayangnya tidak dapat dilakukan peserta karena setiap hari, sapi diperah tepat puul 05.00 pagi dan susu hasil perahan akan didistribusikan sekitar pukul 09.00-10.00. Namun, peserta tetap dapat melihat ruang dimana sapi-sapi tersebut diperah susunya dan secara langsung memegang beberapa alat yang digunakan untuk membantu prosesnya.

Fasilitas tempat perah susu sapi di Kampus Back Creek

Sebelum waktu makan siang, seluruh peserta diajarkan cara membelah batang-batang kayu dengan kapak yang disediakan di area perkebunan. Kayu-kayu ini akan digunakan untuk menyalakan alat pemanas air yang ada di Back Creek. Jika peserta kelas 9 lupa menyalakan mesinnya, maka tidak ada air hangat untuk mereka nikmati selama tinggal di sana.

Peserta dari SMAN 2 Mataram sangat antusias dan mencoba memecah beberapa batang kayu. Hasil potongan mereka langsung dimasukkan sendiri ke dalam tungku mesin pembakaran. Kemudian mereka menikmati hangatnya air yang dihasilkan dari pembakarann kayu tersebut.

Tibalah waktunya makan siang. Seluruh makan siang dipersiapkan oleh siswa kelas 9. Ada sosis yang terbuat dari sayur-sayuran bagi mereka yang vegetarian, dan ada juga sosis yang terbuat dari daging sapi. Kemudian beberapa lapis roti tersedia dengan sayur-sayuran lain sebagai isianya. Peserta dengan lahap menyantap hidangan yang disediakan. Kegiatan dilanjutkan dengan membuat roti panggangan yang dibaluri dengan selai hasil produksi Kampus Back Creek. Sungguh hari yang menyenangkan. Belajar berkebun, bertani, beternak dan mempersiapkan bahan-bahan makanan langsung dari perkebunan untuk dinikmati bersama.

Tepat pukul 14.00, rombongan peserta bertolak menuju ke kampus senior CCG. Tampak seluruh peserta tertidur sepanjang perjalanan karena mengikuti kegiatan seharian di Kampus Back Creek. Sungguh pengalaman yang tak terlupakan!

#twinschool

#sekolahkembar

#smandajaya

#dikbudntb

#geelong

#mataram

#australiaindonesia

#pertukaranjangkapendek

27/04/ 2026
SELAMAT DATANG DI KAMPUS HIGHTON – MIDDLE SCHOOL CCG!
Foto bersama di lobby depan Kampus Highton. Tampak siswa SMAN 2 Mataram berbaur dengan siswa dari Kampus Highton dan Bellarine

Geelong (06/03/2023) – Senin pagi ini kegiatan peserta diawali dengan membuat kartu ucapan terima kasih untuk keluarga angkat atau host family masing-masing. Selama kurang lebih 1 jam, peserta menulis ucapan terima kasih dan menghias kartunya seindah mungkin. Kemudian peserta menyelipkan foto mereka masing-masing.

Kegiatan awal pekan ini akan dipusatkan di Middle School, lebih tepatnya Highton Campus. Siswa kelas 7- 9 belajar di kampus ini. Setelah selesai menulis dan menghias kartu ucapan, peserta bersama-sama berjalan menuju kampus Highton yang memang lokasinya tidak terlalu jauh dari Kampus Senior. Hal ini dilakukan juga agar peserta tahu budaya dan aturan berjalan kaki di jalan raya sekaligus menikmati lingkungan yang bersih dan indah di sepanjang jalan Waurn Ponds.

Persiapan penari Kembang Kipas

Siswa tiba di kampus Highton sekira pukul 10.00. Setibanya di sana, siswa perempuan dan laki-laki yang akan mempertunjukkan tarian mempersiapkan diri memakai kostum tari mereka. Nampaknya di lokasi sudah ada 3 orang siswa kelas 9 yang menyambut peserta dan menggunakan pakaian adat nusantara. Mereka terlihat cantik sekali.

Yang lebih mengejutkan, ada 3 siswa perempuan kelas 7 yang sudah siap menggunakan pakaian adat Aceh dan direncanakan akan mempertunjukkan tarian di depan peserta dari SMAN 2 Mataram dan tamu undangan. Pukul 11.00 Peserta digiring ke Chapel atau gereja kecil yang ada di dalam kampus Highton. Acara penyambutan resmi kampus Highton kepada 17 peserta dari SMAN 2 Mataram resmi dimulai.

Siswa kelas 7 Kampus Highton yang akan menarikan tari Aceh dalam acara sambutan resmi di chapel Highton

Kegiatan dibuka dengan doa dan tarian selamat datang oleh ketiga siswi kelas 7. Kemudian pemutaran video sambutan yang telah dipersiapkan oleh guru, staf dan siswa kampus Highton. Kepala Kampus Highton, pak Adam, memberi sambutan dalam 2 bahasa, Indonesia dan Inggris sehingga seluruh peserta dapat merasakan atmosfer Indonesia yang kental dalam ruangan. Pidato balasan dari SMAN 2 Mataram disampaikan oleh Pak Gunawan dan diterjemahkan oleh Pak Ihdzar.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tukar menukar cendera mata dari kedua sekolah. Tiba saatnya penampilan dari peserta SMAN 2 Mataram. Siswa perempuan menarikan tarian Kembang Kipas dan siswa laki-laki menarikan Tari Rudat. Semua orang merasa gembira dengan sambutan yang begitu hangat dari masyarakat kampus Highton. Akhirnya, seluruh peserta acara sambutan menuju lobby depan sekolah dan melakukan foto grup.

Setelah acara sambutan dan foto grup, peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil terdiri dari 5 orang dan segera bergabung ke 3 kelas Bahasa Indonesia bersama siswa kelas 8 dan 9 dari kampus Highton dan Kampus Bellarine. Siswa SMAN 2 Mataram merasakan langsung suasan belajar bersama saudara-saudara mereka dari CCG. Ada yang belajar di kelas, ada yang belajar di luar kelas, dan ada yang belajar melalui permainan tradisional di lapangan sekolah.

Guru-guru pendamping juga tidak lepas dari kegiatan di kampus Highton. Pak Gunawan dan Pak Ihdzar mendapat tantangan bermain bulu tangkis melawan kepala Highton, Pak Adam dan Wakil Kepala Sekolah CCG, Pak Scott, di auditorium olahraga Highton. Tim Indonesia menang atas tim Australia dengan skor tipis 21-23.

Kegiatan satu hari penuh di Highton berakhir dengan santap siang makanan Indonesia dan sambal cabai khasnya. Seluruh peserta SMAN 2 Mataram dan guru pendamping melakukan foto bersama di area belakang kampus Highton. Rombongan pun berjalan bersama kembali menuju kampus senior dan mengakhiri kegiatan seru dan menyenangkan hari ini tepat pukul 15.30 waktu Geelong.

#twinschool

#sekolahkembar

#smandajaya

#dikbudntb

#geelong

#mataram

#australiaindonesia

#pertukaranjangkapendek

27/04/ 2026
HUT SMANDA KE-46 DAN PAMERAN KARYA P5 KURIKULUM MERDEKA BELAJAR

Mataram (27/05/2023) – SMA Negeri 2 Mataram mengakhiri kegiatan pembelajaran di tahun pelajaran 2022/2023 dengan mengadakan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Smanda Ke-46 yang bertempat di SMA Negeri 2 Mataram mulai pukul 07.00 hingga 14.30 WITA.

Rangkaian acara dimulai dengan jalan santai yang diikuti oleh siswa, guru, pegawai dan mahasiswa PPL. Rute jalan santai kali ini dimulai dari SMA Negeri 2 Mataram lalu melewati Taman Malomba dan Jalan Langko, kemudian kembali ke sekolah.

Setelah jalan santai, rangkaian acara selanjutnya adalah pembukaan acara HUT Smanda secara resmi dengan menerbangkan burung merpati dan pemotongan tumpeng. Pembukaan tersebut juga sekaligus meresmikan kegiatan Pamer Karya Kurikulum Merdeka Belajar. Barang – barang yang dipamerkan berupa kerajinan tangan dari benda benda bekas, utamanya dari plastik yang merupakan hasil karya siswa kelas X sesuai dengan tema 2 yaitu Kewirausahaan . Pada pameran ini juga ditayangkan vdeo – vdeo kegiatan P5 yang telah berlangsung dari tema 1 yaitu Bangunlah Jiwa dan Raganya dengan projek berupa gerakan senam yang dibuat mandiri oleh kelompok siswa. Tema yang ke-3 yaitu Kearifan Lokal yang ditunjukkan dengan penampilan Gendang Beleq, Tari Kembang sembah, Tari Rudat dan Lagu Tradisional.

Rangkaian acara HUT semakin seru dengan penampilan modern dance dari Hipobbee, dan grup band Sixdays.

Pada acara HUT Smanda kali ini, tersedia banyak lapak bazaar yang diikuti oleh perwakilan kelas XI dan beberapa ekstrakurikuler.

Partisipasi warga sekolah, baik guru maupun siswa juga terlihat dalam rangkaian lomba yang semakin memeriahkan acara. Tak hanya itu, terdapat kupon doorprize yang dibagikan saat jalan santai dan diumumkan pemenangnya disela-sela acara.

Acara seremonial HUT Smanda Ke-46 ini terlaksana dengan lancar dan tanpa kendala apapun. Selamat Hari Ulang Tahun Ke-46, SMA Negeri 2 Mataram! Semoga Smanda dapat terus mencetak peserta didik yang berprestasi dan unggul. Smanda Jaya!

#sjtreport

27/04/ 2026
DARMA WANITA UP SMANDA KUNJUNGI PANTI SOSIAL LANSIA MANDALIKA

Sebagai wujud kepedulian sosial, Darma Wanita Unit Pelaksana SMAN 2 Mataram mengunjungi Panti Sosial Lansia Mandalika yang dulunya bernama Panti Sosial Tresna Werdha Puspakarma, yang terletak di Jalan Majapahit No. 31 Mataram, Selasa, 8 Agustus 2023. Rombongan yang dipimpin Ibu Karsinah, S.Pd. membawa sumbangan dari Keluarga Besar SMAN 2 Mataram. Sesuai arahan Ketua Darma Wanita UP SMAN 2 Mataram, Ny. Syarifah Wahidah Alaydrus yang berhalangan hadir karena sedang melaksanakan tugas dinas kampus, Karsinah menjelaskan bahwa tujuan kunjungan adalah menumbuhkan sikap peduli dan empati Darma Wanita SMAN 2 Mataram dan melaksanakan salah satu program sosial selain kunjungan ke Panti Asuhan. Selain itu kunjungan dimaksudkan mengambil pelajaran penting dari hal-hal yang terjadi dan dialami para penghuni panti.

Kepala  Panti Sosial Lansia Mandalaika, Hj. Sri Yulianti, menerima langsung Darma wanita Smanda. Sembari mengajak rombongan melihat langsung kondisi para penghuni panti, Ibu Sri (panggilan akrab beliau) menjelaskan bahwa saat ini jumlah penghuni ada 75 orang yang dikategorikan atas tiga kondisi, yakni penghuni Mandiri (dapat melayani diri mereka sendiri), penghuni Setengah Mandiri (yang masih bisa melayani diri sendiri namun membutuhkan bantuan untuk beberapa hal), dan penghuni Tidak Mandiri (yang sepenuhnya memerlukan bantuan petugas panti).

Anggota Darma Wanita Smanda menemui dan berdialog langsung dengan beberapa penghuni di beberapa area hunian.

Kesan mendalam diperoleh semua anggota Darma Wanita yang berkunjung. Gusti Afifah, S.Pd., misalnya menjelaskan bahwa kunjungan ini memberikan kesan tentang indahnya berbagi, terutama pada orang lanjut usia yang jarang dikunjungi keluarga mereka. “Kebahagian kita rasakan saat bisa membersamai mereka karena sangat terasa kalau mereka merindukan teman untuk berbincang dan berdialog”, ungkapnya. Tentang pelayanan para petugas panti, guru Fisika ini mengemukakan bahwa para petugas panti sangat ramah, bersahabat, dan penuh kekeluargaan. Sikap itu ditujukan baik pada penghuni maupun tamu yang berkunjung.  

Sementara itu, Rike Budiati, S.Pd. mengungkapkan bahwa panti sosial ini bukan sekadar panti biasa, melainkan juga merupakan tempat di mana para lansia yang menderita sakit dirawat penuh cinta dan dengan berbagai kegiatan yang membuat mereka merasakan semangat dalam menjalani hidupnya. Ia menambahka, “Kunjungan ini menyadarkan saya untuk mengasihi orang tua sendiri khususnya dan memberikan mereka perhatian di saat mereka lanjut usia nanti. Beragam alasan oma/opa ini masuk ke panti, baik itu kemauan sendiri maupun kemauan pihak keluarga, namun para orang tua ini membutuhkan hiburan, seseorang yang memperhatikannya, mendengarkan cerita-ceritanya.

Semua anggota Darma Wanita Smanda yang ikut mengungkapkan hal menarik dari kunjungan ini. Mereka menyampaikan yang bermakna dari kunjungan ini adalah mengingatkan bahwa semua kita akan menua, tetapi sebaiknya tidak menua di panti melainkan bersama keluarga di rumah. Namun apabila tidak ada keluarga di rumah di masa tua, berada di pani adalah alternatif yang harus dipilih akan masa tua lebih terurus. Terakhir, ibu-ibu Darma Wanita UP Smanda menyampaikan harapan agar semakin banyak orang, terutama keluarga, yang meluangkan waktu untuk berkunjung ke panti ini untuk menghibur para penghuni.

27/04/ 2026
SERTIJAB PENGURUS PASKIBRA SMAN 2 MATARAM TAHUN PELAJARAN 2022/2023
Acara pelantikan dihadiri oleh Tim Manajemen SMAN 2 Mataram dan Pembina Ekstrakurikuler Paskib.

Pada Kamis, 17 November 2022 telah dilaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pengurus Paskibra SMAN 2 Mataram Angkatan ke-31 Periode 2022/2023.

Kepala Sekolah SMAN 2 Mataram, Bapak H. Arofiq, M. M. turut hadir untuk melantik para pengurus baru Paskibra SMAN 2 Mataram tersebut.

Acara sertijab ini diikuti oleh semua anggota Paskibra SMAN 2 Mataram, alumni-alumni paskibra, senior-senior paskibra, perwakilan ekstrakurikuler lain, dan perwakilan paskibra dari beberapa SMA di Kota Mataram.

Tampak pengurus baru Paskib SMAN 2 Mataram sedang mengucapkan ikrar dan janji pengurus.

Acara ini berlangsung lancar, mulai dari kata sambutan oleh ketua pelaksana, lalu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan dari bapak kepala sekolah, dan acara utama yaitu pelantikan dan serah terima jabatan pengurus baru. Acara ditutup dengan berdoa bersama dan berfoto bersama.

#pendidikanntbgemilang

#pendidikanntbmembanggakan

#dikbudntb

#sekolahkita

#pendidikan

#kebudayaan

#pemprovntb

#budayasaya

27/04/ 2026
IMTAK PAGI JUMAT Pekan Ke 2 November 2022

Kegiatan imtaq Smanda pada Jumat (18/11/22) tetap dilaksanakan dengan khidmat walaupun hujan mengguyur Kota Mataram sejak pagi.

Kegiatan Imtaq Agama Islam yang biasanya berlangsung di halaman pojok ekspresi berpindah ke Mushola dan tetap melaksanakan rangkaian acara seperti biasa.

1. Pembacaan ayat ayat Alquran

2. Pembacaan ceramah

3. Menyanyikan sholawat

4. Kuis

5. Penutup

Kegiatan Imtaq ini diisi bergiliran oleh siswa dari tiap kelas yang berbeda setiap hari Jumat. Untuk regu yang akan bertugas akan mempersiapkan acara dan berlatih pada hari sebelumnya sehingga kegiatan Imtaq bisa berjalan lancar dan tertata dengan baik. Dengan adanya kuis dan pemberian hadiah, para siswa juga terlihat antusias menjawab pertanyaan yang diberikan oleh teman mereka.

#pendidikanntbgemilang

#pendidikanntbmembanggakan

#dikbudntb

#sekolahkita

#pendidikan

#kebudayaan

#pemprovntb

#budayasaya

27/04/ 2026
Pelaksanaa Ujian Sekolah SMAN 2 Mataram Tahun Ajaran 2022/2023
Suasana di kelas saat pelaksaan ujian sekolah di SMAN 2 Mataram menggunakan aplikasi exambro

Mataram – Senin (13/3/23) SMAN 2 Mataram memulai pelaksanaan Ujian Sekolah yang diikuti oleh 410 siswa yang terdiri dari 8 kelas jurusan MIPA dan 4 kelas jurusan IPS. Ada 14 mata pelajaran yang diujikan pada masing-masing jurusan yang akan berlangsung selama 7 hari hingga tanggal 20 Maret 2023.

Pada ujian sekolah tahun ini, SMAN 2 Mataram menggunakan aplikasi exambro yang dapat diakses menggunakan android atau laptop. Aplikasi ini dikembangkan sendiri oleh tim IT Smanda dan sudah digunakan sejak PHB dan PAS pada semester ganjil. Dengan menggunakan aplikasi ini, dapat mempermudah guru dalam mengoreksi jawaban siswa karena jawaban siswa yang telah terekam akan langsung diproses oleh sistem dan siswa pun dapat langsung mengetahui skor nilainya.

Keunggulan lainnya menggunakan aplikasi ini adalah hanya dapat di akses menggunakan wifi yang ada di ruang ujian dan tidak bisa menggunakan paket data. Setelah masuk login ke akun ujian masing-masing, siswa tidak bisa pindah ke halaman lain kecuali keluar dari aplikasinya sehingga dapat menekan resiko siswa untuk mencontek karena tidak bisa mengakses internet dan membuka halaman lainnya selama mengerjakan ujian di android mereka.

Sebelum memulai ujian, Panitia dan pengawas datang lebih pagi untuk briefing persiapan pelaksanaan ujian dan sebagai evaluasi dari pelaksanaan ujian yang sudah berlangsung di hari sebelumnya. Dari evaluasi ini diharapkan kekurangan atau masalah yang terjadi saat ujian berlangsung bisa di minimalisir dan memperbaiki kualitas dari ujian itu sendiri.

Themes by WordPress