Memuat

Kategori Kegiatan Sekolah

27/04/ 2026
HUT SMANDA 47 TAHUN dan PANEN KARYA P5 T.P. 2023/2024

 

SMAN 2 Mataram (7/05/2924) – Bertempat di SMA Negeri 2 Mataram kegiatan semarak hari Ulang Tahun (HUT) SMA Negeri 2 Mataram ke 47 tahun diawalai dengan jalan sehat tepat pukul 07.00 WITA. Rombongan keluarga besar dilepas secara resmi oleh Kepala SMAN 2 Mataram, Bapak Abdul Kadir Alaydrus, S.P., M.Pd. Rombongan jalan sehat dikomandoi oleh pasukan paskib dan dan diikuti oelh Bapak Ibu guru dan pegawai SMAN 2 Mataram. Sementara itu, seluruh siswa kelas X dan XI mengikuti rombongan dengan memakai kaos atau atribut kelas masing-masing. Selama jalan santai, seluruh peserta dibagikan kupon undian berhadiah yang telah disiapkan oleh panitia. Jeln santai kali ini melewati jalur mengitari sekolah dimulai dari jalan Panji Tilar negara, Jalan Swakarya, Jalan Majapahit, dan Kembali lagi ke Jalan Panji Tilar Negara.

Berbagai rangkaian acara disiapkan untuk menyemarakkan HUT kali ini. Selain undian berhadiah, ada juga hiburan dari beberapa ekstrakurikuler sekolah seperti Paduan suara dan Hipobee. Termasuk juga lomba-lomba menarik bagi guru dan siswa seperti lomba estafet pindah bola, pecahkan balon, balap bakiak dan memindahkankan tepung/papan/sarung yang telah dipersiapkan oleh OSIS SMAN 2 Mataram. Puncak acara HUT ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pelepasan burung dara oleh tim manajemen. Bapak ibu guru, pegawai dan siswa kemudian bersama-sama menyanyikan lagu selamat ulang tahun yang menambah kemeriahan acara.

Yang paling menarik, sejak tahun lalu, sekolah juga menyertakan puncak pembelajaran P5 Kurikulum Merdeka yaitu Panen Karya. Tahun ini, siswa kelas X dan XI mendapat kesempatan memamerkan hasil karya P5 mereka di semester genap ini. Hasil karya yang dipamerkan disesuiakan dengan tema P5 antaran lain: tema Berkhebinekaan Global dengan hasil karya miniatur rumah adat dari berbagai daerah di Indonesia dilengkapi dengan deskripsi dalam 2 bahasa (Indonesia dan Asing), tema kewirausahaan dengan hasil karya tote-bag, tema kearifan local dengan hasil karya tarian daerah dan video permainan tradisional, tema bangunlah jiwa raganya dengan hasil karya video senam kreasi, tema suara demokrasi dengan hasil karya simulasi pemilihan umum ketua OSIS dan produk kesenian lain seperti lukisan, fotografi, dan lain sebagainya.

Ulang tahun ke 47 SMAN 2 Mataram tahun ini sangat meriah dan peserta sangat bersemangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Semoga di usianya yang ke-47 tahun, SMAN 2 Mataram semakin sukses mencetak lulusan yang berkualitas dan menjadi sekolah unggulan khususnya di provinsi Nusa Tenggara Barat.

Selamat HUT SMAN 2 Mataram ke-47 tahun. Jayalah SMANDA!

27/04/ 2026
SEMARAK RAMADHAN 1445 H DI SMANDA

Bulan Ramadhan adalah bulan yang istimewa bagi seluruh umat Islam di dunia. Ramadhan penuh keberkahan sehingga kedatangannya selalu ditunggu-tunggu seluruh umat Islam yang bertaqwa. Umat Islam yang berpuasa di bulan Ramadhan dipastikan mendapat banyak keberkahan. Oleh karena itulah, keluarga besar SMAN 2 Mataram setiap tahun menyemarakkan bulan Ramadhan di tengah kesibukan kegiatan pembelajaran di sekolah.

Tahun ini, 1445 H yang bertepatan dengan tahun 2024 M, melalaui panitia yang dibentuk oleh Kepala SMAN 2 Mataram, Abdul Kadir Alaydrus, S.P.,M.Pd., Smanda Mataran mengisi Ramadhan dengan berbagai kegiatan.

  1. Imtaq Pagi

Kegiatan Imtaq Pagi dilaksanakan selama 30 menit yakni dari pukul 07.30 – 08.00 atau 30 menit sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Dalam imtaq pagi ini ada tiga rangkaian acara yakni: (1) pembacaan ayat suci Al-Qur’an secara bersama-sama yang dipandu dari ruang kontrol, (2) pembacaan terjemahan dari ayat –ayat yang sudah dibacakan, dan (3) penyampaiak kultum atau nasihat-nasihat agama. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an dilakukan dan dipandu oleh siswa, terjemahannya juga dibaca oleh siswa, sedangkan kultum disampaikan secara bergilir oleh Bapak dan Ibu guru.

Siswa yang nonmuslim juga melaksanakan imtaq dibimbing dan didampingi oleh guru agama masing-masing.

  1. Buka Puasa Bersama

Kegiatan Buka Puasa Bersama dilaksanakan beberapa kali. Buka puasa bersama keluarga besar dilaksanakan 17 Ramadhan 1445 H atau  27 Maret 2024. Pada tahun ini acara buka puasa bersama menjadi lebih berkesan karena juga diikuti oleh 22 siswa dan 4 guru Cristian College Geelong (CCG), Negara Bagian Victoria, Australia, yang sedang mengadakan Kunjungan Singkat selama sepekan di SMAN 2 Mataram. Kegiatan kunjungan ini merupakan realisasi kerja sama SMAN 2 Mataran bersama CCG yang sudah berlangsung selama 30 tahun.

Kegiatan buka bersama lainnya dilaksanakan oleh masing-masing ekskul SMAN 2 Mataram.

  1. Peringatan Nuzulul Qur’an

Peringatan Nuzulul Qur’an dilaksanakan tanggal 17 Ramadhan 1445 H. Peringatan ini diisi dengan acara pokok yakni uraian hikmah Nuzulul Qur’an yang disampaikan oleh TGH. Muharrar Iqbal, M.A. Acara dihadiri semua komponen keluarga besar Smanda.

  1. Pengumpulan dan Pembagian Zakat Fitrah

Melalui aktivitas siswa-siswa ekskul FSII (Forum Studi Islam Intensif) Smanda melakukan pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah. Kegiatan didampingi semua guru Agama Islam. Pengumpulan dilakukan dari guru maupun siswa, sedangkan penyaluran dilaksanakn dengan sasaran siswa-siswa Smanda (yang mendapat KIP dan PKH) serta masyakat yang berhak menerima yang tinggal sekitar sekolah, yakni di 4 lingkungan sekitar Kekalik.

  1. Pembagian Takjil Gratis

Kegiatan Pembagian Takjil Gratis dilakukan beberapa kali. Kegiatan besar dikoordinasikan dan dilaksanakan oleh Pengurus Darma Wanita SMAN 2 Mataram, sedangakn pembagaian takjil lainnya dilaksanakan oleh beberapa ekskulk Smanda.

  1. Halal Bihalal

Kegiatan hala bihala Keluarga Besar Smanda direncanakan saat hariu pertama masuk sekolah pascalbur idul fitri 1445 H.

27/04/ 2026
PAGELARAN BUDAYA, PENTAS SENI, DAN PISAH-LEPAS KELAS XII ALUMNI 47

SMAN 2 Mataram (8/05/2024) – Tahun pelajaran 2023/2024 untuk siswa kelas XII telah resmi berakhir setelah pada tanggal 6 Mei 2024 pengumuman kelulusan dirilis resmi oleh sekolah. 400 siswa kelas XII Angkatan 42 lulus 100 persen dan resmi menjadi Alumni 47 SMAN 2 Mataram.

Kegiatan pisah-lepas kelas XII pun digelar 2 hari setelah pengumuman. Pisah -lepas tahun ini dirangkai dengan pagelaran seni dan budaya dari beberapa ekstrakurikuler SMAN 2 Mataram seperti, Tari Tradisional, Hipobee, Paduan Suara, dan Grup Band sekolah dan alumni 47. Kegiatan pisah lepas diawali dengan sambutan dan kata-kata pelepasan dari kepala SMAN 2 Mataram, Abdul Kadir Alaydrus, S.P., M.Pd. yang memberikan ucapan selamat dan mengucapkan maaf mewakili bapak Ibu guru serta meminta siswa kelas XII yang telah menjadi alumni untuk menjaga nama baik pribadi, keluarga dan sekolah di manapun berada. Kemudian kata-kata pelepasan dan pesan-kesan juga diberikan oleh perwakilan kelas XII oleh Khalisha Aulia Naila (Ketua OSIS demiisoner) dan perwakilan kelas XI oleh M. Naufal Putra Setyawan (Ketua OSIS aktif).

Acara dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan dan bingkisan dari siswa-siswi berprestasi. Penghargaan dibuat dalam 3 kategori yaitu prestasi akademik, non akademik dan dedikasi. 15 siswa terpilih berdasarkan prestasi yang mereka raih selama kurang lebih 3 tahun belajar dan berkegiatan di SMAN 2 Mataram.

 

Berikut nama-nama siswa kelas XII alumni 47 yang masuk kategori  berprestasi dan berdedikasi: Berprestasi MIPA:  Juara Umum 1: Hawwa Shakila Abida (XII.MIPA.1), ⁠Juara Umum 2:  Adrian Dwi Mahendra (XII.MIPA.1), dan ⁠Juara Umum 3: Alvyan Ananta Asis (XII.MIPA.1). Berprestasi IPS: Juara Umum 1 Meisya Putri Amaria (XII.IPS.1), ⁠Juara Umum 2: Claudia Ivana Vivian Tungga (XII.IPS.4), dan Juara Umum 3: Bernadetta Ardhyana Kusu (XII.IPS.1). Berprestasi Akademik dan Non Akademik T.P. 2023/2024:  Olimpiade Bidang Studi Matematika: Kalfin Jefwin Setiawan Gultom (XII.MIPA.1), Jurnalistik: Meisya Putri Amaria (XII.IPS.1), Olahraga Aidil Yoga Saputra (XII.IPS.2), dan Sastra & Literasi: Baiq Khairina Mardiyani (XII.MIPA.3). Sementara itu siswa berdedikasi dalam OSIS Demisioner: Ketua: Khalisha Aulya Naila (XII.MIPA.1), Wakil Ketua I: Natasya Aulia Putri (XII.MIPA.1), Wakil Ketua II: Alvyan Ananta Asis (XII.MIPA.1), Sekretaris: Baiq Chayla Nakeisha (XII.MIPA.1), dan Bendahara: Inayah Irsya Rabbani (XII.MIPA.1).

Pisah-lepas kali ini juga dimeriahkan dengan pemilihan King dan Queen Alumni 47 dan beberapa kategori siswa TER (terajin, terdisiplin, termalas, teraktif, tergalak, dan terlucu) dari kalangan siswa kelas XII Angkatan 47. Terpilih melalui voting Angkatan kelas, pemenang Queen atas nama Dinda Rahma Dewi (kelas XII.MIPA.8) dan pemenang King atas nama Edson Miguel Arantes do Nascimento (kelas XII.MIPA.2). King dan Queen terpilih akan menjadi duta Angkatan 47 dan menjadi jembatan penghubung alumni dengan sekolah.

Jelang akhir acara, kepala sekolah secara resmi mengembalikan siswa kelas XII kepada orang tua/wali yang diwakili oleh pengurus Komite SMAN 2 Mataram. Pengurus Komite, menerima dengan penuh hati dan rasa bangga seluruh siswa kelas XII yang telah dibimbing, dibina dan diberikan pelayanan tyerbaik selama 3 tahun menimba ilmu di SMAN 2 Mataram.

Kegiatan diakhiri dengan pisah-lepas dengan wali kelas sekaligus pengalungan Gordon tanda kelulusan siswa kelas XII. Rasa haru dan bangga bercampur aduk di SMAN 2 Mataram. Wali kelas, guru BK dan siswa binaan tidak ingin melewati momen terakhir di sekolah dengan berfoto bersama.

Sukses terus untuk kelas XII alumni 47 SMAN 2 Mataram!

 

 

 

 

 

27/04/ 2026
KHIDMAT UPACARA HARI PAHLAWAN


Upacara Peringatan Hari Pahlawan, 10 November 2024, berlangsung khidmat di SMAN 2 Mataram. Walaupun pelaksanaan upacara pada hari Ahad (sesuai instruksi Kadis Dikbud NTB melalui surat No. 232/8470.UM/Dikbud), waktu tersebut tidak mengurangi semangat guru dan siswa SMAN 2 Mataram mengikuti upacara secara tertib.


Sesuai dengan arahan Kepala SMAN 2 Mataram, Abdul Kadir Alaydrus, S.P., M.Pd., yang bertindak sebagai pembina upacara adalah Dra. Nurul Asyifa, guru PKN SMAN 2 Mataram, sedangkan sebagai petugas upacara adalah Tim Paskib Smanda.



Mengawali penyampaian amanat pembina upacara, Dra. Nurul Asyifa menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pertugas upacara yang menjalankan tugas dengan sangat baik. Apresiasi juga diberikan kepada tim paduan suara yang telah mempersiapkan diri dan memberikan penampilan terbaik dalam upacara ini. Selanjutnya, Niril Asyifa membacakan amanat Menteri Sosial RI, Syaifullah Yusuf, dalam Upacara pringatan Hari Pahlawan 10 November 2024. Beberapa poin yang menjadi perhatian menteri antara lain tema Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2024 adalah “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu”. Tema ini mengandung makna yang dalam. “Teladani Pahlawanmu”, berarti bahwa semua olah pikiran dan perbuatan harus senantiasa diilhami oleh semangat kepahlawanan. Adapun “Cintai Negerimu” mengandung makna bahwa apa pun bentuk pengabdian kita harus memberikan sumbangsih yang berarti bagi kemajuan bangsa Indonesia. Kesadaran akan perjuangan pahlawan harusm embuka kesempatan bagi seluruh bangsa Indonesia untuk berbuat yang terbaik dalam koridor menjadikan NKRI sebagai bangsa yang bermartabat dalam pergaulan global. Diharapkan setiap momen Peringatan Hari Pahlawan akan muncul semangat baru, muncul sosok warga negara Indonesia yang berhasil mengeluarkan inovasi baru untuk mengimplementasikan nilai kepahlawanan sesuai dengan tantangannya saat ini.





Pelaksanaan upacara berlangsung khidmat dan hening. Hal itu menambah kedalaman makna peringatan Hari Pahlawan kali ini. Hal ini cukup membekas pada siswa yang menghadiri upacara. Setelah pelaksanaan upacara, siswa menyampaikan pandangannya. Chelsea Gloria NH, misalnya, mengatakan bahwa hari Minggu mestinya ia gunakan untuk ibadah, namun ia mnyempatkan diri untuk mengikuti upacara karena peringatan Hari Pahlawan penting sebagai media mengenang perjuangan pahlawan. Siswa kelas X-7 ini menyampaikan bahwa siswa yang hadir pada upacara hari ini menunjukkan bahwa mereka mau meluangkan waktu untuk mengenang bersama sesuatu yang sangat penting yakni jasa luar biasa dari pahlawan bangsa. “Jika kita bisa menghargai pahlawan, itu pertanda bahwa kita akan bias menjadi negara yang maju dalam semangat perjuangan para pahlawan,” imbuhnya. Siswa lainnya, Muhammad Rayhan Hibatullah, mengatakan bahwa ia merasa wajib hadir memperingati Hari Pahlawan karena ia bangga menjadi anak Indonesia. Siswa kelas X ini mengaku mengenal para pahlawan melalui media sosial. “Saya mengenal Bung Tomo, Bung Karno, Bung Hatta dan pahlawan lainnya mellau media sosial. Saya menyimak dan membaca perjuangan mereka sehingga saya paham bagimana belia-beliau berjuang,” ujarnya sambal menekankan pentingnya siswa sebagai generasi muda untuk selalu bersemangat dalam persatuan.

27/04/ 2026
PERINGATI BULAN BAHASA, SMANDA ADAKAN KOMPETISI LITERASI 2024



Bulan Bahasa 2024 di SMA Negeri 2 Mataram diperingati dan dimeriahkan dengan Kompetisi Literasi (KompLit) 2024. Pembukaan KompLit 2024 dilakukan di panggung pojok literasi Smanda, Sabtu, 26 Oktober 2024. Dalam sambutan pembukaan, Kepala SMAN 2 Mataram, Abdul Kadir Alaydrus, S.P., M.Pd. menyampaikan pentingnya kegiatan literasi terus dilakukan, dihidupkan, dan digalakkan oleh siswa dan guru SMAN 2 Mataram. “Dengan pelaksanaan KompLit 2024 ini, saya berharap semua peserta kompetisi dapat menyadari pentingnya literasi dan menularkan kebiasaan dan kemampuan literasi kepada rekan-rekan kalian, siswa dan siswi lainnya. Kegiatan literasi sangat penting untuk masa depan siswa dan masa depan bangsa. Alhamdulillah, di sekolah kita kegitan literasi sudah terlaksana dengan cukup baik, terbukti misalnya dengan raihan Juara 2 Perpustakaan Terbaik Nasional 2024 dan kedatangan Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, ke sekolah kita, Jumat, 25 Oktober 2024 kemarin. Kita akan tingkatkan terus berbagai kegiatan literasi ini secara bersama-sama,” ujar beliau.


Ketua Panitia KompLit 2024, Herliyana Hasyim, M.A.TESOL menjelaskan bahwa KompLit 2024 merupakan kegiatan yang ke-4 atau pelaksanaan di tahun ke-4. “KompLit dulu diawali tahun 2021 dengan gagasan awal ‘Klinik Literasi’. Gagasan ini kemudian kita implementasikan dalam bentuk kompetisi agar siswa termotivasi untuk bersaing secara positif dan penuh semangat untuk berliterasi,” ujar Kepala Perpustakaan Smanda Mataram ini. Ia juga menambahkan bahwa di tahun kedua (2022), KompLit pernah dilaksanakan dalam skala provinsi atau mengundang peserta dari SMA-SMA se-NTB sebagai peserta. Terakhir, salah seorang penggerak literasi SMAN 2 Mataram ini menyampaikan bahwa pada tahun 2024 ini, peringatan Bulan Bahasa juga disertai dengan pemberian penghargaan untuk guru dan siswa pemustaka terbaik. “Guru dan siswa pemustaka terbaik dipilih berdasarkan intensitas kunjungan dan pemanfaatan perpustakaan sebagai tempat dan sumber belajar,” tuturnya.




Berkaitan dengan jenis mata lomba KompLit 2024, Sekretaris Panitia, Rike Budiati, S.Pd. menjelaskan bahwa mata lomba pada tahun ini lebih sedikit dari tahun-tahun sebelumnya. “Kita menyesuaikan dengan kondisi yang ada sehingga tahun ini kita hanya melaksanakan 5 mata lomba yakni, pidato (bahasa Indonesia), speech (pidato bahasa Inggris), membaca nyaring (membaca cerpen), story telling, dan Debat Bahasa Indonesia. Walaupun hanya 5 mata lomba, saya yakin hal ini tidak akan mengurangi hakikat pelaksanaan lomba ini dan tidak akan mengurangi semangat peserta untuk berkompetisi literasi,” tutur Guru Bahasa Indonesia Smanda ini.
KompLit 2024 memang terlaksana dengan antusiasme tinggi dari semua peserta. Para peserta mempersiapkan diri secara optimal sejak beberapa hari sebelum pelaksanaan lomba. Untuk memudahkan pelaksaan kompetisi, panitia menjadikan beberapa lokasi sebagi tempat lomba. Lomba pidato dilaksanakan di panggung literasi dengan juri Maskanah, S.Pd. dan Haeruddin, M.Pd. Taman literasi menjadi tempat pelaksanaan kompetisi speech dengan juri H.M. Arsyad, M.A. dan Yulita Ratna Widyanti. Lomba membaca cerpen diadakan di ruang audio visual dengan juri Baiq Kurniati, S.Pd. dan Yulidar Annisa Fitri, S.Pd.. Ruang baca lesehan perpustakaan menjadi tepat lomba story telling dengan juri Herliyana Hasyim, M.A.TESOL dan Palupi Maya Sari, S.Pd.. Debat Bahasa Indonesia dilaksanakan di rung pertemuan dengan juri Rike Budiati, S.Pd., Sri Fitri Mandasari, S.Pd., Baiq Kurniati, S.Pd., Haeruddin, M.Pd., dan Leyli Setyawati, S.Pd.


Di akhir kompetisi, para juri memutuskan para juara sebagai berikut.
Kompetisi Pidato:
Juara I : Ni Kadek Pirda Nia Putri
Juara II : Gusti Raditya Swara Dharma
Juara III : Putu Sari Devi Wagiantini Putri
Kompetisi Speech:
Juara I : Baiq Jasmine Rahmadiani
Juara II : Muhammad Sultan Firaaz
Juara III : Nasywa Feby Fazhita Putri
Kompetisi Membaca Cerpen:
Juara I : Dinda Sarah Alfiana
Juara II : Putu Witari Ardini Sapantja
Juara III : Karen Olivia Situngkir
Kompetisi Story Telling:
Juara I : Anya Mirabelina Sulistiyadevy
Juara II : Najiyyah Luthfia Ahmad
Juara III : Ida Bagus Aditya Krisna Pradnyan Jaya
Kompetisi Debat Bahasa Indonesia:
Juara I : Kelas XII Sains 5 (Sammy Vinsson, Kadek Feby Trisna Ningsih, Silvia Putri Rahmadani)
Juara II : Kelas XI Sains 1 (M. Trisna Agung Rizki, Dini Ayriza Putri Wardoyo, Ni Putu Sista Anatasya)
Juara III : Kelas XI Sains 2 (Tedyar Rafif Persada, Valencia M.F. Pelletimu, Ni Made Meivi Karina Nindyta)
Juara IV: Kelas X (Aditia Arya Maulana, Annisa Lestari, Qiandra Ibnaty Waidaturrabi)
Pembicara Terbaik (Best Speaker) Debat:
Pembicara Terbaik I : Valencia Mizzliannthechalystha Flamanda Pelletimu
Pembicara Terbaik II : Ni Made Meivi Karina Nindyta
Pembicara Terbaik III : Qiandra Ibnaty Waidaturrabi

Siswa Pemustaka Terbaik:
Terbaik I : Biroe Citra Dewanto
Terbaik II : Desak Ayu Wulan Cantika Dewi
Terbaik III : Adina rafaya

Guru Pemustaka Terbaik:
Terbaik I : Yuliatin Artikayanti, S.Pd.
Terbaik II : Eka Martha Rahayu, S.Pd.

27/04/ 2026
SIMULASI SATUAN PENDIDIKAN AMAN BENCANA (SPAB)

Jumat, 8 November 2024, SMAN 2 di Mataram melaksanakan Simulasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Pelaksanaan simulasi di bawah arahan Instruktur Nasional SPAB, Dany Kurniawan dari lembaga kemanusiaan Human Initiative, Jakarta. SPAB sendiri merupakan upaya pencegahan dan penanggulangan dampak bencana pada satuan pendidikan. Penyelenggara program SPAB diatur melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 33 tahun 2019.

Sebelum pelaksanaan simulasi telah dilakukan beberapa persiapan. Ketua Tim Tanggap Bencana SMAN 2 Mataram, L. Iskandar, S.Pd. menjelaskan bahwa di SMAN 2 Mataram telah dibentuk Tim Tanggap Bencana yang melibatkan guru dan siswa. Tim inilah yang membantu menyiapkan simulasi serta menyiapkan berbagai bentuk respon jika bencana benar-benar terjadi. Saat persiapan simulasi, siswa juga diberikan informasi awal tentang pembagian tangga turun untuk siswa yang berada di kelas-kelas lantai dua serta titik kumpul yang harus menjadi arah berkumpul siswa saat simulasi maupun jika bencana benar-benar terjadi. Lebih lanjut, Wakasek Kesiswaan SMAN 2 Mataram ini menjelaskan tentang pelibatan organsasi kesiswaaan seperti OSIS, PMR, PKS, Pramuka, dan SJT dalam kegiatan simulasi.


Instruktur Nasional SPAB, Dany Kurniawan, pada pembekalan awal menyampaikan tentang mitigasi bencana. Mitigasi bencana sangat penting untuk mengantisipasi banyaknya korban. Dalam konteks respon terhadap kejadian bencana di sekolah, Dany Kurniawan memfokuskan simulasi kali ini pada bencana gempa. Hal umum yang harus menjadi perhatian jika terjadi gempa saat berada di sekolah adalah: (1) mengutamakan keselamatan diri sendiri dengan berlindung di bawah meja, (2) menjauh dari jendela kaca, (3) keluar kelas menuju titik kumpul yang sudah ditentukan, (4) warga sekolah yang berada di lantai atas harus tuun dari tangga-tangga yang sudah ditentukan agar tidak terjadi penumpukan di satu tangga tertentu. Dany juga menyiapkan guru dan pegawai sebagai sebuah tim simulasi tanggap bencana gempa yang meliputi Ketua Tim, Tim Keamanan, Tim Evakuasi, Tim Kesehatan, dan Tim Damkar.


Pelaksanaan simulasi ditandai dengan bunyi sirene pertama. Sirene ini sebagai informasi terjadinya gempa. Semua warga sekolah yang berada di ruangan segera menyelamatkan diri dengan berlindung di bawah meja dan menjauhi jendela kaca. Setelah situasi memungkinkan, ditandai dengan sirene kedua, mereka keluar dari ruangan dengan posisi tangan melindungi kepala menuju titik kumpul. Tim Keamanan segera menutup gerbang dan mematikan listrik, sementara Tim Evakuasi melakukan penyisiran untuk mencari kemungkinan adanya korban. Jika ada, korban dievakuasi ke Tim Kesehatan untuk mendapat perawatan. Tim Damkar juga menyisir lokasi untuk melihat ada atau tidaknya kebakaran.


Dengan posisi masih warga masih di titik kumpul, masing-masing tim melaporkan perkembangan kejadian sesuai dengan tugas-masing-masing kepada Ketua Tim. Setelah menerima laporan, Ketua Tim segera menyampaikan informasi terkini kepada penanggung jawab (Kepala Sekolah). Penaggung jawab kemudian menuju titik kumpul untuk menenangkan warga sekolah, memotivasi, dan menyampaikan langkah lanjutan yang harus menjadi perhatian bersama. Penyampaian kepala sekolah sebagai penaggung jawab ini mengakhiri simulasi.

Di akhir simulasi, Dany Kurniawan dan tim LAZ DASI NTB memberikan apresiasi atas kerjasama dan kekompakan warga SMAN 2 Mataram dalam melaksanakan simulasi. Sebaliknya, keluarga besar SMAN 2 Mataram menyampaikan terima kasih atas simulasi yang diberikan karena simulasi ini bermanfaat dalam menumbuhkan kesadaran tanggap bencana.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap penderitaaan korban bencana di berbagai tempat, sebelum kegiatan simulasi dilakukan penggalangan donasi dari warga SMAN 2 Mataram. Donasi Pengumpulan donasi sebagai bentuk kontribusi terhadap korban bencana di berbagai tempat.

27/04/ 2026
OSIS SMAN 2 MATARAM SHARING DENGAN OSIS SMAN 68 JAKARTA

Iringan musik dan tarian tradisional Gendang Beleq terdengar menyambut kedatangan rombongan SMAN 68 Jakarta. Rombongan yang terdiri atas 5 guru dan 45 siswa pengurus OSIS dan MPK tersebut menjadikan SMAN 2 Mataram sebagai tempat kunjungan pertama mereka di Pulau Lombok. Mereka datang khusus untuk sharing pengalaman tentang program kerja OSIS dan MPK, serta bagaimana meningkatkan kompetensi siswa melalaui organisasi-organisasi kesiswaaan yang ada di sekolah, serta bertukar budaya melalui penampilan musik dan tari tradisional daerah masing-masing.

Memasuki ruang pertemuan, rombongan SMAN 68 Jakarta disambut tarian tradisional selamat datang yang merupakan tarian daerah Lombok. Tarian ini persembahan Tim Ekskul Tari SMAN 2 Mataram asuhan Ibu Gusti Ayu Made Suyasmini, S.Pd.

Mewakili Kepala SMAN 68 Jakarta, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Humas SMAN 68 Jakarta, Wasilatul Munnawarah, M.Pd. menyampaikan apresiasi mendalam kepada SMAN 2 Mataram yang menyambut mereka dengan sangat ramah dan terbuka. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini sepenuhnya diinisiasi, direncanakan, dan dilaksanakan oleh siswa yakni OSIS dan MPK dengan tujuan berbagai pengalaman berorganisasi.

 

Dalam sambutan balasan, Kepala SMAN 2 Mataram, Abdul Kadir Alaydrus, S.P., M.Pd. menyampaikan selamat datang kepada rombongan SMAN 68 Jakarta untuk selanjutnya dapat bertukar pikiran dan bertukar informasi. OSIS dan MPK SMAN 2 Mataram pasti akan belajar dari pertemuan ini, terlebih SMAN 68 Jakarta merupakan sekolah favorit sehingga diyakini bahwa OSIS dan MPK-nya pun pasti berkualitas dan layak menjadi partner untuk diskusi dan kolaborasi.

SMAN 68 Jakarta selanjutnya mempersembahkan musik dan tari  tradisional Betawi. Tari dipersembahkan dengan baik oleh Tim OSIS mereka. Hadirin memberikan apresiasi, terlebih siswa-siswi SMAN 2 Mataram yang belum pernah melihat tarian tradisional Betawi ini secara langsung.

Inti kunjungan ini adalah sesi sharing pengalaman antara OSIS dan MPK kedua sekolah. Presentasi pertama adalah dari SMAN 2 Mataram yang disampaikan oleh Ketua MPK, Sulthan  Hadiid Athahillah yang menyampaika pokok-pokok program kerja MPK, dan Wakil Ketua OSIS, Muhammad Ahshona Azry yang menyampaikan perkembangan kegiatan dan prestasi kerja OSIS SMAN 2 Mataram. Presentasi dari OSIS dan MPK SMAN 68 Jakarta disampaikan oleh beberapa orang anggota tim.

Acara kunjungan dilanjutkan dengan sesi kunjungan ke beberapa lokasi SMAN 2 Mataram. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara siswa kedua sekolah yang menggambarkan keakraban dan kebersamaan sebagai sesama siswa Indonesia.

27/04/ 2026
MAULID NABI: RASULULLAH TELADAN KAUM MILENIAL

Jumat, 6 Oktober 2023, SMAN 2 Mataram memperingati Kelahiran atau Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan Maulid tahun ini terasa berbeda karena untuk pertama kalinya, SMAN 2 Mataram mengaitkannya dengan tradisi perayaan yang biasa dilaksanakan masyarakat Sasak di Lombok yakni dengan membawa “dulang penamat”. Kepala SMAN 2 Mataram, Abdul Kadir Alaydrus, S.P., M.Pd. menjelaskan bahwa perayaan dengan mengaitkan dengan tradisi Islami ini dimaksudkan untuk menumbuhkan kecintaan pada Nabi sekaligus mengenalkan dan memperkuat tradisi Islami yang telah ada dan mendarah daging dalam masyarakat.

Peringatan Maulid menghadirkan dua narasumber, yakni L. Ibrahim, S.Pd., M.H. (Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB) serta Prof. Dr. TGH. Maimun Zubair, M.Pd. (dosen dan Guru Besar Fakultas Ushuluddin UIN Mataram). Kabid Kebudayaan Dikbud NTB dalam sambutannya menekankan pentingnya siswa mengenal adat dan tadisi, misalnya adat budaya Sasak. “Adat berkaitan dengan nilai-nilai positif dalam budaya dan tradisi, sehingga orang yang beradat akan selalu bersikap baik, memperhatikan etika, dan akan selalu saling menghargai”, ujarnya. Beliau memberi contoh, Gendang Beleq sebagai adat yang bila dilakukan dengan memperhatikan ketertiban umum akan menjadi adat yang baik. Di sisi lain, Kecimol yang dilakukan di jalan raya dan mengganggu ketertiban umum, bukanlah adat, melainkan perbuatan yang tidak menghargai kepentingan masyarakat. Beliau juga memberikan contoh bagaimana adat dalam keluarga yang harus diperhatikan dan ditumbuhkan agar keluarga tetap utuh, harmonis, dan penuh kebahagiaan. Dalam kaitannya dengan tradisi Maulid di Lombok, ditekankan bahwa tradisi Maulid ini adalah tradisi yang baik, tradisi Islami yang menjadi milik masyarakat Islam dan harus terus dipelihara.

Prof. Dr. TGH. Maimun Zubair, M.Pd, dalam ceramahnya menekankan dua hal, yakni pentingnya bersholawat kepada Nabi dan tantangan kaum milineal yang harus dihadapi dengan meneladani Nabi Muhammad SAW sebagai solusi. Guru Besar UIN Mataram ini menjelaskan bahwa Allah dan para malaikat bersholawat kepada Nabi, padahal derajat Allah SWT yang Maha Pencipta, jauh lebih tinggi daripada Nabi SAW. Kalau Allah SWT saja bersholat pada Nabi Muhammad, maka mestinya kita sebagai umat beliau, yang derajat kita jauh di bawah Nabi, sangat wajar untuk bersholawat  kepada Nabi Muhammmad SAW. Kecintaan kepada Nabi harus dimulai dari hati, sehinnga untuk mencintai Nabi ‘tidak perlu dalil’, cukup dengan mencintai dengan hati sepenuh hati. Bersholawat pada Nabi akan dapat mengantarkan seseorang untuk masuk syurga Allah SWT.

Dalam konteks kekinian, Prof. Maimun menjelaskan empat fenomena yang harus diwaspadai siswa sebagai kaum milenial.  Pertama, show off yakni sikap atau perilaku pamer, yang selalu ingin menunjukkan atau memamerkan diri ke publik terutama melalaui media sosial. Sikap ini menjadi berbahaya karena kaum milineal selalu ingin mendapat perhatian dan pujian dan seolah tidak lagi ingin punya privacy. Hal yng diinginkan adalah terkenal, tanpa memedulikan cara yang ditempuh untuk terkenal.  Kedua, nomophobia (no mobile phobia), yaitu ketakutan untuk beraktivitas sehari-hari tanpa gadget atau berada jauh dari ponselnya. Kaum milinela memiliki ketergantungan yang sangat besar pada ponsel dan media sosial sehingga kaum melilenial merasa rugi kalua jauh dari ponsel. Ketiga, phubbing yakni sikap kaum milenial yang asyik denganm ponsel atau gadget dan mengabaikan orang lain atau lingkungan di sekitanya. Keempat adalah adanya efek keyakinan bahwa di ponsel semua informasi yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan sangat mudah. Hal ini membuat kaum mileal menjadi malas berliterasi, malas membaca, malas mendapatkan informasi-informasi dari sumber-sumber lain.

Rasulullah SAW memebrikan solusi untuk menghadapi empat masalah tersebut  yang pada pokoknya adalah membatasi diri dan mengatur penggunaan ponsel dengan penuh kesadaran. Dalam konteks keislaman, mendekatkan diri pada keraian majelis taklim adalah solusi dan menyepi dengan melakukan sholat malam adalah solusi lainnya. Membaca Al-Quran secara teratur dan istiqomah juga menjadi salah satu alternatif.

Peringatan Maulid Nabi yang dipusatkan di halaman tengah Smanda tersebut juga dirangkai dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tema 1 “Bangunlah Jiwa dan Raga”. Karakter sehat jiwa dalam menghayati nilai-nilai keagamaan serta kolaborasi dan gotong royong dalam tim kelas merupakan karakter-karalter yang ingin diperkuat dalam kegiatan ini, selain karakter religius.

27/04/ 2026
Smanda Mataram Apel Pagi Antinarkoba Bersama BNN NTB

Narkoba dan kekerasan adalah musuh bersama yang harus dijauhi. Hal itulah yang terus disuarakan dari, oleh, dan kepada warga SMAN 2 Mataram. Oleh karena itu pulalah, SMAN 2 Mataram memberi kesempatan kepada siapaun atau pihak manapun yang ingin memberikan kontribusi bagi tercapainya tujuan dan tekad selalu menjauhkan warga Smanda dari ancaman narkoba dan tindak kekerasan.

Pada pertengahan November 2023, BNN Provinsi NTB melalui Bapak Irfan M. Noor, mendatangi SMAN 2 Mataram untuk menyampaikan program Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Berbasis Sekolah. Setelah komunikasi intensif disepakati waktu dan bentuk kegiatan yang akan dilakukan di sekolah, yakni Apel Pagi Smanda Antinarkoba dan Antikekerasan. Senin, 20 November 2023, SMAN 2 Mataram kegiatan tersebut diwujudkan. Barat. Tim BNN Provinsi Nusa Tenggara Barat dipimpin oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Drs. H. Nur Rachmat, Apt. mewakili Kepala BNN NTB. Apelpagi pun dilaksanakan. Acara inti apel pagi tersebut adalah: (1) Pembacaan Ikrar Pelajar NTB Antinarkoba dan Antikekerasan, (2) Amanat Pembina Apel tentang sikap antinarkoba, dan (3)  menyanyikan Mars BNN secara bersama-sama.

Pembacaan Ikrar Pelajar NTB Antinarkoba dan Antikekerasan dilakukan oleh Alfian Ananta Asis, Siswa SMAN 2 Mataram yang menjadi Duta Pelajar Nusa Tenggara Barat 2023. Pembacaan ikrar kemudian diikuti seluruh siswa Smanda yang berjumlah 1.320 orang. Pembacaan ikrar ini menunjukkan tekad seluruh siswa SMAN 2 Mataram untuk menjauhi narkoba dan tindak kekerasan, baik di sekolah maupun luar sekolah.

Sebagai Pembina Apel, Drs. H. Nur Rachmat, Apt. mengawali amanat dengan menjelaskan latar belakang pentingnya kehadiran BNN ke sekolah-sekolah, yakni kasus terbaru narkoba yang melibatkan 19 siswa di sebuah SMA negeri di NTB. Mereka, berdasarkan pemeriksaan BNN, positif menggunakan narkoba. Drs. H. Nur Rachmat, Apt.  menekankan agar kasus seperti ini jangan sampai terjadi lagi. Oleh karenanya beliau menggarisbawahi dan menekankan beberapa hal yang harus dilakukan oleh sekolah dan siswa untuk mencegah dan menjauhkan siswa dari narkoba, menjadi sekolah yang bebas dari narkoba. “Sekolah harus mendengarkan keluhan-keluhan masalah siswa. Suara siswa harus didengar. Selanjutnya, OSIS dan ekstrakurikulerharys difasilitasi untuk dapat melakukan kegiatan positif. Sekolah juga harus melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk bergerak bersama mencegah penyalahgunaan narkoba”, ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN NTB ini menekan tiga hal yang harus dilakukan siswa. Pertama, mengembangkan self regulation, yakni regulasi diri yang memungkinkan siswa mengontrol diri, mengendalikan emosi, sera menyalurkan emosi dan potensi pada aktivitas-aktivitas positif. Self regulation sangat penting dimiliki siswa karena dengan memiliki sikap ini jika suatu saat siswa menghadapi masalah, siswa tidak akan lari kepada narkobakarena mereka tahu bahwamenggunakan narkoba bukanlah jalan keluar, melainkan malah akan mendatangkan masalah baru. Kedua, mengembangkan self-awareness yakni  kemampuan individu untuk bisa mengidentifikasi dan memahami dirinya secara utuh, baik dari sifat, karakter, emosi, perasaan, pikiran dan cara adaptasi dengan lingkungan. Sifat ini akan berkaitan dengan assertiveness yakni  kemampuan siswa untuk mengutarakan secara langsung apa yang diinginkan dan tidak diinginkan kepada orang lain secara tegas. Kata kuncinya adalah bagaimana mengkomunikasikan kebutuhan pribadi dengan tegas namun tetap menghargai orang lain. Sikap ini akan memungkinkan siswa menolak secara tegas jika ada yang mencoba menawarinya narkoba. Ketiga mengembangkan  reaching out yakni kemampuan untuk meningkatkan ‘keterhubungan’ dengan orang lain. Jika siswa menghadapi ada tekanan yang menyebabkan dorongan untuk mencoba narkoba, siswa harus memanfaatkan komunikasi dengan orang yang dipercaya untuk berbagi dan bercerita, misalnya dengan guru, guru BK, orang tua, dan sahabat yang selalu berpikir positif.

Menyanyikan Mars BNN merupakan rangkaian berikutnya dari apel pagi tersebut. Dengan mengikuti Tim Padus Smanda, semua siswa bersama-sama menyanyikan mars tersebut dengan penuh semangat. Acara diakhiri dengan pemberian kenangan atau bingkisan dari BNN NTB kepada keluarga besar Smanda.

Kepala SMAN 2 Mataram, Abdul Kadir Alaydrus, S.P., M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi kepada BNN Provinsi NTB yang telah memberikan eduksi kepada semua siswa. “Program BNN NTB dengan masuk ke sekolah-sekolah kita rasakan memberikan dampak positif dalam upaya menumbuhkan kesadara siswa untuk menjauhkan diri dari narkoba. Sekolah memang tidak bisa berjalan sendiri. Sangat perlu adanya kolaborasi dan dukungan pihak lain untuk membangun kesadaran siswa untuk menjga keselamatan dirinya dari bahaya narkoba, karena narkoba bukanlah masalah kecil dan local melainkan maslaah besar dan global. Jadi, sekali lagi, terima kasih kepada BNN Provnsi NTB. Saya berharap BNN NTB juga nanti akan masuk ke sekolah-sekolah lain sehingga NTB akan aman dari narkoba karena generasi mudanya sadar akan bahaya zat aditif tersebut,” pungkas beliau.

27/04/ 2026
SMANDA MENGINTERNALISASI NILAI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA

Semangat SMAN 2 Mataram (Smanda Mataram) untuk menginternalisasi tema Peringatan Hari Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia tahun 2023 yakni ‘Terus melaju untuk Indonesia maju’ tampak dari keikutsertaan Smanda mengikuti rangkaian kegiatan perayaan momen bersejarah tersebut. Memasuki bulan Agsutus 2023 berbagai kegiatan diikuti seluruh keluarga besar Smanda, baik yang dilaksanakan oleh Kantor Gubernur NTB melalui Dinas Dikbud NTB, Kantor Cabang Dinas Dikbud Mataram-Lombok Barat, maupun yang dilaksanakan dalam lingkungan internal Smanda. Kepala SMAN 2 Mataram, Abdul Kadir Alaydrus, S.P., M.Pd. menjelaskan bahwa peristiwa kemerdekaan Republik Indonesia merupakan peristiwa monumental yang harus terus diingat, dipatri dalam hati, dan nilai-nilainya harus terus diinternalisasi dalam diri setiap generasi. Momen tersebut harus menjadi penyemangat seluruh aktivitas warga SMAN 2 Mataram.

Beberapa kegiatan dilakukan Keluarga Besar Smanda dalam Peringatan Hari Kemerdekaan Ke-78 Republik Indonesia tahun ini.

  1. Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Ke-78 Republik Indonesia

Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Ke-78 Republik Indonesia merupakan puncak dari seluruh rangkaian acara perayaan Kemerdekaan Indonesia tahun 2023. Upacara dilaksanakan dengan hikmad di halaman SMAN 2 Mataram, diikuti seluruh warga Smanda. Selaku Pembina Upacara adalah L. Iskandar, S.Pd. (Wakasek Kesiswaan), menggantikan Kepala Sekolah yang mengikuti upacara di Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat. Dalam kesempatan ini, L. Iskandar membacakan Teks Pidato Gubernur NTB yang antara lain menekankan pada ajakan untuk melaju bersama menggelorakan semangat perjuangan, memberikan kontribusi sesuai bidang masing-masing untuk daerah dan negara, serta memupuk optimisme serta kolaborasi membangun masa depan gemilang bagi Nusa Tenggara Barat. Pelaksana upacara sepenuhnya oleh Paskib Smanda yang dibina Dra. Nuraini. Sedangkan lagu-lagu kebangsaan dan nasional dilantunkan dengan merdu bersemangat oleh Tim Paduan Suara Darma Wanita SMAN 2 Mataram.

  1. Menjadi Bagian Petugas Pelaksanaan Upacara Bendera di Kantor Gubernur NTB, Kantor Walikota Mataram, dan Kantor Dikbud NTB

Paduan Suara SMAN 2 Mataram yang dibina oleh Dra. Hj. Nurlaila dan Drs. Petrus Lexy mendapat kepercayaan sebagai regu penyanyi dalam Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Ke-78 Republik Indonesia di Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat. Kepercayaan yang diberikan Pemerintah Provinsi NTB ini tidal lepas dari penampilan tim padus yang sangat apik dan baik selama ini. Sementara itu, 4 siswa anggota Paskib mendapat kehormatan mengibarkan bendera di Kantor Walikota Mataram, serta 3 lainnya di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Menurut Pembina Paskib Smanda, Dra. Nuraini, terpilihnya anggota Paskib tersebut merupakan sebuah kebangaan, kehormatan, dan juga merupakan hasil dari latihan keras dan rutin yang dilakukan anggota Paskib Smanda selama ini.

  1. Lomba-Lomba di Sekolah

Kemeriahan perayaan Hari Kemerdekaan ditandai pula dengan aneka lomba yang diikuti siswa, guru, dan pegawai Smanda. Aneka lomba yang dilaksanakan untuk siswa antara lain lomba makan kerupuk, estafet paku sedotan, estafet balon kerupuk, tarik tambang, dan lomba fotografi antarkelas bertema kecintaan pada Indonesia. Selain lomba meriah gembira tersebut, dilaksanakan pula lomba yang mengasah ketajaman berpikir dan berargumen logis, yakni Lomba Debat Bahasa Indonesia. Lomba dibuka secara remsi oleh KepalaSMAN 2 Mataram, Abdul Kadir Alaydrus, S.P., M.Pd, yang ditandai pemukulan gong pada tanggal 16 Agustus 2023.

  1. Mengikuti Lomba Gerak Jalan

Semangat Smanda sangat tampak pada Lomba Gerak Jalan yang dilaksanakan KCD Dikbud Mataram Lombok Barat, hari Ahad, 13 Agustus 2023. Dalam lomba yang mengambil rute Islamic Centre – Halaman Kantor Gubernur NTB tersebut Smanda menyertakan grup Darma Wanita UP Smanda yang bergabung dengan DW beberapa sekolah, grup guru dan pegawai  (puteri) Smanda, serta grup siswa putera dan puteri. Aneka variasi gerak menarik diperagakan semua grup dan menarik perhatian para penonton serta juri. Latihan yang hanya beberapa hari tidak menyurutkan semangat mereka untuk tampil maksimal. “Demi Indonesia!”, kata mereka.

  1. Mengikuti Gerak Jalan Santai

Gerak jalan santai juga menjadi bagian perayaan HUT Kemerdekaan yang diikuti lebih dari 200 siswa Smanda yang didampingi beberapa kepala sekolah, wali kelas, dan tim kesiswaan. Kegiatan yang dilaksanakan hari Jumat, 11 Desember 2023 tersebut juga diinisiasi oleh KCD Dikbud Mataram Lombok Barat.

Rangkaian kegiatan yang diikuti tersebut menunjukan semangat Keluarga Besar SMAN 2 Mataram untuk menjadikan peringatan Hari Kemerdekaan RI sebagai momentum untuk menumbuhkan semangat mengoptimalkan pelayanan pendidikan, mewujudkan visi dan misi untuk mencapai tujuan pendidikan. Internalisasi nilai-nilai perjuangan dan kemerdekaan akan menjadi sumber energi positif untuk melaju menuju Smanda Unggul, NTB Gemilang, dan Indonesia Maju.

27/04/ 2026
KALFIN JEFWIN SETIAWAN GULTOM: KEBANGAAN SMANDA MATARAM KE OSN MATEMATIKA TINGKAT NASIONAL!

Tahun 2023 menjadi salah satu tahun yang akan diingat warga SMAN 2 Mataram dalam hal prestasi akademik. Bagaimana tidak, salah satu siswanya, Kalfin Jefwin Setiawan Gultom, mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat ke Olimpiade Sains Nasional pada mata pelajaran Matematika yang akan dilaksanakan di Bogor, Jawa Barat, tanggal 27 Agustus – 2 September 2023.

Kesukaan pada Matematika, aku Kalfin, dimulai sejak Sekolah Dasar. Guru Matematikanya di SDK Cakranegara memberikannya soal-soal yang ‘seru’ dan itu membuat Kalfin kecil senang menyelesaikan soal-soal tersebut. Apalagi soal itu berkaitan dengan konteks nyata dengan model soal cerita. Kesukaan itu terus berlanjut di SMP sehingga ia sempat ikut kegiatan olimpiade, namun keluar setelah beberapa kali pertemuan. Ia menyeriusi olimpiade saat bergabung dengan kelompok olimpiade Matematika di SMAN 2 Mataram. ‘Ngobrol’ dan diskusi dengan kakak kelas di olimpiade membuatnya ‘lebih asyik’ dan membuatnya betah di kegiatan olimpiade. Bimbingan guru membuat siswa kelas XII IPA-1 tahun pelajaran 2023/2024 ini lebih terarah fokus mengerjakan soal-soal latihan olimpiade.

Pembimbing Kalfin di SMAN 2 Mataram, Ilhami Sukmaningsih, S.Si. mengakui bahwa Kalfin memiliki daya nalar dan logika yang kuat. Hal itu menjadi modal dan kekuatan utama Kalfin dalam menyelesaikan soal-soal olimpiade. Kekuatan lagika itulah yang membuatnya memilih Kalfin untuk mewakili SMAN 2 Mataram di  olimpiade tingkat Kota Mataram dan Provinsi NTB ketika ia kelas X (tahun pelajaran 2021/2022). “Saat itu formasi olimpiade adalah 5 orang persekolah. Saya hanya memiliki 3 anggota kelas XI sehingga saya berkoordinasi dengan guru-guru Matematika Smanda mencari bibit-bibit yang bisa memperkuat Tim Olimpiade Matematika Smanda. Kami menemukan dua siswa kelas X yakni Kalfin dan Adrian. Setelah saya tes, mereka memiliki nalar yang kuat sehingga saya ikutkan mereka mewakili SMAN 2 Mataram pada KSN Kota Mataram tahun 2022. Mereka berdua lolos ke KSNP bersama satu siswa kelas XI”, ujar alumni Fakultas MIPA Universitas Mataram.

Kegagalan menembus tingkat nasional tahun 2022 justru memicu semangat Kalfin untuk makin bersungguh pada KSNP 2023. Dari SMAN 2 Mataram, tahun ini hanya Kalfin yang lolos ke KSNP (Provinsi) dan yang hebat adalah Kalfin bisa lolos ke tingkat Nasional. Sekali lagi, tutur Ilhami, kekuatan nalar menjadi modal utama Kalfin. “Di olimpiade, tidak hanya kekuatan pemahaman materi dan rumus yang diutamakan, melainkan juga kekuatan logika. Hal itu dimiliki Kalfin”, ujar guru yang mengawali karier pengabdiannya sebagai guru honorer di SMAN 2 Mataram tahun 2016 ini. Ilhami pun menyampaikan kisah menarik ketika ditanya persiapan diawal keikutsertaan Kalfin KSN 2023. Saat itu, kisah Ilhami, dalam pertemuan awal di ruang kepala sekolah (waktu itu dijabat Drs. H. Arofiq, M.M), kepala sekolah menanyakan persiapan semua tim olimpiade Smanda. Kalau tim olimpiade lain menyatakan siap 70 atau 80 persen, Kalfin menjawab polos bahwa persiapannya hanya 40 persen. “Jawaban itu mengagetkan kepala sekolah. Tapi Kalfin memang polos dan jujur mengukur kemampuannya saat itu. Saya pun sebenarnya merasa bahwa kami belum begitu siap. Tetapi saya percaya pada kemampuan nalar Kalfin, dan kepercayaan itu yang terus mendorong saya menyertainya dalam tahap-tahap persiapan berikutnya”, pungkas guru yang baru dua tahun membimbing olimpiade Matematika Smanda ini.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Mataram, Abdul Kadir Alaydrus, S.P., M.Pd., menyatakan rasa syukur dan kegembiraan yang luar biasa atas prestasi Kalfin. “Saya menyampaikan rasa bangga dan syukur atas prestasi ananda Kalfin, karena dia tidak hanya mewakili SMAN 2 Mataram melainkan mewakili Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan semua siswa di Nusa Tenggara Barat di ajang Olimpiade Sains Nasional. Saya juga berharap akan muncul Kalfin-Kalfin lain yang akan mengharumkan Smanda dan NTB di tingkat nasional”, ujar mantan guru Fisika yang baru menjabat sebagai Kepala SMAN 2 Mataram pada pertengahan Juli 2023 ini. Untuk mencapai hal itu, beliau mengemukakan stategi yang akan dilakukannya adalah memperkuat aspek internal dengan koordinasi dan kolaborasi sehingga potensi-potensi guru akan lebih kelihatan dan guru-guru inilah yang diharapkan akan jeli melihat potensi-potensi siswa yang barangkali selama inni belum terdeteksi. “Kita akan terus bergerak melakukan koordinasi dan menyiapkan aspek-aspek pendukung, sehingga kita juga nanti akan menciptakan situasi yang memungkinkan siswa-siswa kita menjadi siswa yang pintar, kreatif, dan smart seperti yang diinginkan Gubernur NTB melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB”, tutur mantan Kepala SMAN 2 Gerung ini.

27/04/ 2026
Kajian DW Smanda: Menjadi Wanita Syurga

Darma Wanita UP SMAN 2 Mataram terus bergerak dan menggerakkan anggotanya dalam berbagai aktivitas yang menguatkan nilai-nilai kehidupan. Setelah beberapa waktu lalu melakukan kegiatan yang menyentuh kepekaan sosial melalui kunjungan ke panti sosial, kali ini dengan DW Smanda menebalkan aspek religiusitas dengan menggelar pengajian bertajuk ‘Wanita Surga’. Pengajian yang digagas Ketua Darma Wanita Smanda, Ny. Syarifah Wahidah Alaydrus  dilaksanakan hari Jumat, 1 September 2023, sore hari di Masjid As-Syakirin SMAN 2 Mataram.

Pengajian diikuti sekitar 24 anggota Darma Wanita. Hadir sebagai narasumber adalah Ustadzh Rahmah. Cara penyampaian narasumber yang tidak kaku mampu menciptakan suasana yang hidup namun hikmat.

Pengajian diawali dengan pembacaan shalawat dan lantunan ayat suci oleh Ibu Desy Wahyuni yang langsung dilanjutkan dengan materi kajian oleh Ustadzah Rahmah.

Kisah istri Nabi Luth dan istri Nabi Nuh yang mengingkari dan mengkhianati perjuangan  suami dalam mendakwahkan ketaatan pada Allah SWT menjadi pembuka kajian. Pengingkaran kedua istri tersebut berbanding terbalik dengan Asiyah, istri dari Fir’aun.  Asiyah adalah istri yang sangat beriman pada Allah. Setiap mendapat ujian berupa kelakuan keras dari suami yang melarangnya taat pada Allah SWT, Asiyah hanya berdoa “Ya Allah, tunjukkan hamba rumah di syurga.” Asiyah, meskipun sering mendapat deraan dari suaminya, tidak pernah berpaling dari Allah SWT.

Ada dua kategori wanita syurga, yaitu bidadari yg memang sudah ada di syurga dan wanita di dunia yang beriman. Adapun empat wanita yang bisa diteladani dan diberi predikat wanita syurga adalah: (1) Siti Khadijah, istri Rasulullah, (2) Siti Fatimah, puteri Rasulullah, (3) Asiyah, istri Fir’aun, dan (4) Siti Maryam, ibunda Nabi Isa alaihissalam. Kebaikan dan suri tauladan keempat wanita tersebut bisa membawa muslimah dan para istri untuk menempati salah satu rumah di syurga.

Ustadzah Rahmah selanjutnya menyampaikan beberapa tips untuk menempuh jalan menjadi wanita syurga, antara lain dengan berusaha untuk selalu menyenangkan hati suami misalnya berdandan di hadapan suami, mengurangi celotehan-celotehan yang sebenarnya tidak perlu, serta selalu bersikap menyenangkan hati suami.

Pendalaman materi dilakukan dalam sesi tanya jawab. Sesi ini dimanfaatkan Dra. Hj. Nuraini dan Ibu Rike Budiati, S.Pd. Kedua penanya mencoba mendalami masalah pahala dan dosa dalam rumah tangga, juga cara menghindari diri dari terjebaknya dalam putaran gibah dalam lingkungan kerja. Menaggapi pertanyaan ini, Ustadzah Rahmah menyampaikan bahwa hal yang terpenting adalah bahwa wanita sudah berniat melakukan kebaikan dan menjalankannya dengan baik, kalaupun masih ada kekurangan setiap wanita harus berusaha memperbaikinya. Berkaitan dengan gibah, narasumber menyampaikan bahwa ketika wanita masuk dalam percakapan yang kira-kira akan mengarah pada gibah, sebaiknya segera menghindar atau segera mengalihkan pembicaraan ke topik lain yang lebih bermanfaat. Hal yang juga sangat penting sebagai pengingat adalah bahwa kalau wanita bergibah maka sesungguhnya sama dengan ia sedang memakan bangkai saudara muslimnya dan dosa-dosa orang yang digibahi akan berpindah ke orang yang menggibahi. Dengan mengingat akibat ini, mestinya setiap wanita  dan istri akan menghindari gibah.

Pengajian ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh Ustadzah Rahmah.

Selepas pengajian, salah seorang anggota DW yang hadir, Ibu Yulita Ratna Widiyanti, S.Pd. menyampaikan bahwa pengajian ini memberikan manfaat sekaligus sebagai penyegaran pemahaman tentang penerapan nilai-nilai keagaamaan dalam praktik kehidupan, khususnya sebagai wanita dan istri. “Saya jadi harus kembali mengintrospeksi diri, baik sebagai wanita maupun sebagai istri. Kadang-kadang kita merasa sudah melakukan kebaikan-kebaikan, namun setelah dingatkan melaui kajian-kajian seperti ini ternyata yang sudah kita lakukan itu masih ada kekurangannya,” tutur guru Bahasa Inggris ini, seraya mengharapkan agar pengajian seperti ini dijadikan sebagai program rutin, paling tidak sekali dalam sebulan.

Themes by WordPress