*Belajar Sistem Pendidikan Vokasi dan Pesantren dari SMKN 1 Jonggat dan Pondok Pesantren Al-Bukhory Semayan Praya Lombok Tengah*
Mataram, 9 Januari 2025 – Dua siswa kelas XII dari Christian College Geelong (CCG) Victoria Australia, Claire Maddocks dan Ruby Markovic, mengunjungi SMKN 1 Jonggat dan Pondok Pesantren Al Bukhory Semayan Praya, Lombok Tengah, bersama Tim Manajemen dan Pengelola kelas unggulan the Twin School Class (TSC). Kunjungan ini adalah bagian dari program kerja TSC yaitu Pertukaran Jangka Panjang atau Long-Term Exchange Program tahun 2024 antara SMAN 2 Mataram dan CCG.
Rombongan bertolak menuju SMKN 1 Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah tepat pukul 08.00 WITA. Setibanya di SMKN 1 Jonggat, rombongan disambut dengan hangat oleh siswa, guru dan staff SMKN 1 Jonggat. Kegiatan diawali dengan pertunjukan tari dan musik tradisional khas Lombok Tengah, dan dilanjutkan dengan sambutan resmi dari Kepala SMKN 1 Jonggat, H. Ruju Rahmad, S.Pd., M.T. dan pengantar balasan dari Kepala SMAN 2 Mataram, Abdul Kadir Alaydrus, S.P., S.Pd., M.Pd.

Selepas acara pembukaan, rombongan melakukan school tour dengan melihat melihat kelas-kelas, bengkel, dan karya siswa SMKN 1 Jonggat. Cliare dan Ruby beserta dengan siswa host/saudari angkatnya pun diberi kesempatan mencoba motor konversi listrik, membuat kulit ketupat, bermain Pentaku, belajar membuat pupuk kompos, dan menanam dua bibit pohon mangga yang diberi nama Claire dan Ruby. Kegiatan ditutup dengan acara ramah tamah dan santap siang makanan khas Lombok.

Beralih dari SMKN 1 jonggat, tepat pukul 15.30, rombongan tiba di Pondok Pesantren Al Bukhory Semayan Praya Lombok Tengah. Kami disambut dengan sholawat oleh santriwati tingkat SMA di pintu gerbang pesantren. Llantunan ayat suci Al-Quran dan pertunjukan hadrah menjadi pembuka acara sambutan di aula pondok pesantren. Setelah sambutan dari pengurus ponpes dan balasan dari Wakasek Humas SMAN 2 Mataram, Bapak H. Ilhamudin Aminullah, M.Pd., kegiatan dilanjutkan dengan sesi berbagi dan gtanya jawab seputar informasi pendidikan di Australia dan Indonesia. Nampak santri dan santriwati antusias bertanya dan mendengarkan paparan dari Claire dan Ruby. Kegiatanpun diakhiri dengan sholat ashar berjamaah.

Secara umum kegiatan kali ini berlangsung dengan baik dan sesuai harapan. Kedua peserta pertukaran dari CCG Australia merasa sangat sangat senang dengan kegiatan ini. “Kami belajar banyak tentang bahasa, budaya, dan sistem pendidikan vokasi dan pesantren di Lombok. Kami sangat senang dengan pohon mangga yang kami tanam pagi ini. semoga bisa tumbuh dan berbuah banyak!” harap Ruby dan Claire.
Ketua Program Twin School, Ihdzar Azizi, menyatakan kegiatan ini menjadi jembatan untuk menjalin jejaring dan kerja sama yang lebih luas dan tidak terbatas pada sekolah menengah atas saja. “Kegiatan ini memberikan motivasi bagi siswa vokasi dan ponpes untuk mengejar peluang belajar dan mengembangkan keterampilan berbahasa di dalam dan luar negeri,” tambahnya.

#smandajaya #twinschoolclass #sman2mataram #LongtermProgram #studentexchange #vokasi #ponpes #BahasadanBudaya #dikbudntb
Peringatan Hari Guru Nasional 2024 di SMAN 2 Mataram berlangsung meriah walaupun dalam kondisi sederhana. Acara berlangsung selama dua hari ini, yakni Sabtu, 23 November 2025, dan Senin, 25 November 2024.
Pada hari Sabtu, kegiatan diisi dengan aneka lomba yang menumbuhkan suasana gembira penuh kebersamaan, baik antarguru maupun antara guru dan siswa. Lomba diawali estafet walassiswa, yakni kolaborasi wali kelas dengan siswa binaannya. Siswa menggigit sendok untuk membawa bola pingpong yang kemudian harus dimasukkan ke gelas berisi air. Wali kelas meniup bola pimpong ke beberapa gelas yang tersedia. Tiga siswa lain masuk ke satu sarung dan berlari ke pos berikutnya. Setelah sampai, sarung dibuka lalu dilipat oleh siswa lainnya untuk membawa gelas berisi air. Di pos terakhir, wali kelas menunggu air dalam gelas tersebut untuk ditumpahkan ke dalam botol. Kelas yang botolnya lebih dahulu penuh ditetapkan sebagai pemenang.
Lomba berikutnya adalah sepak bola dangdut antara tim gabungan guru pegawai melawan siswa. Para pemain menggunakan sarung dan pada saat pertandingan berjalan seru, musik dangdut akan menjedakan pertandingan dan pemain harus berjoget bersama.
Lomba estafet tepung mempertandingkan guru-guru antarrumpun mata pelajaran. Delapan guru serumpun duduk berderet ke belakang sambil memegang piring yang akan diisi tepung. Tepung berasal dari guru yang duduk terdepan yang kemudian akan menumpahkannya ke guru di belakangnya dengan posisi membelakangi. Demikian seterusnya sampai peserta yang duduk paling belakang. Tepung dari guru terakhir tersebut akan ditimbang. Tim dengan tepung terberat ditetapkan sebagai pemenang.
Lomba merias wajah dengan mata ditutup menjadi lomba yang lucu dan heboh. Seorang guru perempuan yang matanya ditutup harus merias wajah seorang guru perempuan lainnya dari rumpun mata pelajaran yang sama. Setelah lima belas menit lomba dinyatakan selesai. Pemenang adalah tim dengan riasan terbaik.
Sesi lomba terakhir adalah lomba arisan yang juga mempertemukan guru antarrumpun. Dalam lomba ini, peserta harus menjawa sejumlah pertanyaan atau melakukan gerakan sesuai arahan host, Rike Budiati. Lomba ini terdiri atas beberapa subjenis, seperti eja huruf dalam kata, jawab cepat, tebak kata, tebak gambar, dan jawaban sehati. Suasana meriah dan lucu terjadi saat peserta salah dalam menjawab pertanyaan karena kehilangan fokus.
Puncak perayaan Hari Guru Nasional 2024 di SMAN 2 Mataram adalah pada hari Senin, 25 November 2024. Kegiatan hari itu diawali upacara bendera dengan semua petugas upacara adalah dari guru, termasuk pasukan pengibar bendera. Selaku pembina upacara adalah Kepala SMAN 2 Mataram, Abdul Kadir Alaydrus, S.Pd., M.Pd.
Setelah upacara bendera, dilakukan resepsi yang disi dengan berbagai acara seperti potong tumpeng oleh kepala sekolah dan guru yang akan purnabakti, pelepasan burung merpati oleh kepala sekolah dan guru-guru senior, persembahan lagu dan tari dari tim guru, serta aneka persembahan siswa untuk guru-guru mereka.
Acara di akhiri dengan acara kelas, yakni wali kelas dan siswa binaan melaksanakan acara di kelas masing-masing.