Memuat

Arsip 2026

27/04/ 2026
CAKETOS SMAN 2 MATARAM CABUT NOMOR URUT!

SIAP BERSAING SEHAT DALAM PILKETOS 2023!

Caketos Pilketos 2023 foto bersama Bawaspilketos.
Ki-Ka: Ihdzar Azizi, Baiq Indrya Aulia Zahrani, Baiq Vivia Gilda Callista, Lalu Iskandar, Muhammad Naufal Putra Setyawan, Rizwanda Pratama, Yulidar Anisa Fitri, Muammar Zaidy A.

𝐒𝐌𝐀 𝐍𝐞𝐠𝐞𝐫𝐢 𝟐 𝐌𝐚𝐭𝐚𝐫𝐚𝐦 – Bertempat di ruang pertemuan SMAN 2 Mataram, Sabtu 19 Agustus 2023, empat Calon Ketua OSIS (Caketos) SMA Negeri 2 Mataram, Baiq Indrya Aulia Zahrani (XI.SAINKES.3), Baiq Vivia Gilda Callista (XI.SOSTEK.1), Muhammad Naufal Putra Setyawan (XI.SAINKES.1), dan Rizwanda Pratama (XI.SAINTEK.1) menghadiri Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Calon Ketua OSIS SMAN 2 Tahun 2023. Dua orang perwakilan tim sukses (timses) dari setiap caketos hadir dalam rapat tersebut dan telah mendaftarkan secara resmi caketos yang mereka usung. Hadir juga dalam kesempatan kali ini, Badan Pengawas Pemilihan Ketua OSIS (Bawaspilketos) dari unsur Pembina OSIS dan Tim Kesiswaan, Komisi Pemilihan Ketua OSIS (KPKO) dari unsur OSIS kelas XII, dan seluruh anggota OSIS baru Tahun Pelajaran 2023/2024 sejumlah 50 orang.

Rapat Pleno dipimpin langsung oleh Ketua dan Sekretaris Bawaspilketos, Bapak Lalu Iskandar, S.Pd. dan Ihdzar Azizi, M.A. TESOL., serta Ketua dan Sekretaris KPKO, Natasya Aulia Putri (XII.MIPA.1) dan Baiq Chayla Nakeisha (XII.MIPA.1). Rapat diawali dengan pembukaan dan pengantar dari Ketua Bawaspilketos yang sekaligus mewakili Kepala SMAN 2 Mataram. Beliau berpesan agar dalam pelaksanaan Pilketos 2023 semua unsur yang terlibat bekerja sesuai tugas pokok dan aturan yang ditetapkan oleh KPKO agar perhelatan Pilketos Tahun 2023 berjalan lancar. Beliau manambahkan, siapapun yang terpilih nantinya, diharapkan mampu menjalankan tugas dan amanah dengan sebaik-baiknya dan memberikan kontribusi yang lebih baik dari kepengurusan sebelumnya.

Caketos Baiq Indrya Aulia Zahrani (XI.SAINKES.3) dan perwakilan Tim Sukses.
Baiq Vivia Gilda Callista (XI.SOSTEK.1) dan perwakilan Tim Sukses.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib pengundian nomor urut dan penandatanganan berita acara tata-tertib. Tepat pukul 14.30 WITA, kegiatan pengundian dilaksanakan. Dipimpin langsung oleh Ketua KPKO, pengambilan nomor urut dilakukan oleh Caketos sesuai urutan abjad nama depan masing-masing. Dalam pengundian tahun 2023 ini, Dua orang Caketos laki-laki, Rizwanda Pratama dan Muhammad Naufal Putra Setyawan, masing-masing mendapat nomor urut satu dan dua. Sementara itu, dua Caketos perempuan, Baiq Vivia Gilda Callista dan Baiq Indrya Aulia Zahrani, secara berurutan mendapat nomor urut tiga dan empat.

Muhammad Naufal Putra Setyawan (XI.SAINKES.1) dan perwakilan Tim Sukses.
Rizwanda Pratama (XI.SAINTEK.1) dan perwakilan Tim Sukses

Kegiatan pengundian diakhiri dengan penandatanganan Pakta Integritas Komitmen Caketos bahwa dalam setiap tahapan Pilketos Tahun 2023, seluruh Caketos dan timsesnya akan mengikuti dan melaksanakan semua proses dengan tertib dan aman. Seluruh dokumen penetapan kemudian disahkan oleh Ketua dan Komisioner KPKO SMAN 2 Mataram. Prosesi dilanjutkan dengan foto bersama Caketos dengan nomor urut masing-masing serta pembacaan Surat Keputusan penetapan nomor urut, pembacaan tata tertib Kampanye Mandiri, dan ketentuan Debat Terbuka oleh Ketua dan Sekretaris KPKO.

Empat Calon Ketua OSIS Periode Kepengurusan 2023/2024 siap bersaing secara sehat dalam PILKETOS Tahun 2023!

Kampanye Pilketos Tahun 2023 sendiri akan berlangsung selama 1 pekan mulai Senin 21 Agustus 2023 dan akan diakhiri dengan Debat Terbuka pada Sabtu 26 Agustus 2023 yang akan disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube dan Instagram SMAN 2 Mataram/OSIS SMAN 2 Mataram.

#pilketos2023

#smandamataram

#smandajaya

#beriman_unggul_asri

27/04/ 2026
KALFIN JEFWIN SETIAWAN GULTOM: KEBANGAAN SMANDA MATARAM KE OSN MATEMATIKA TINGKAT NASIONAL!

Tahun 2023 menjadi salah satu tahun yang akan diingat warga SMAN 2 Mataram dalam hal prestasi akademik. Bagaimana tidak, salah satu siswanya, Kalfin Jefwin Setiawan Gultom, mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat ke Olimpiade Sains Nasional pada mata pelajaran Matematika yang akan dilaksanakan di Bogor, Jawa Barat, tanggal 27 Agustus – 2 September 2023.

Kesukaan pada Matematika, aku Kalfin, dimulai sejak Sekolah Dasar. Guru Matematikanya di SDK Cakranegara memberikannya soal-soal yang ‘seru’ dan itu membuat Kalfin kecil senang menyelesaikan soal-soal tersebut. Apalagi soal itu berkaitan dengan konteks nyata dengan model soal cerita. Kesukaan itu terus berlanjut di SMP sehingga ia sempat ikut kegiatan olimpiade, namun keluar setelah beberapa kali pertemuan. Ia menyeriusi olimpiade saat bergabung dengan kelompok olimpiade Matematika di SMAN 2 Mataram. ‘Ngobrol’ dan diskusi dengan kakak kelas di olimpiade membuatnya ‘lebih asyik’ dan membuatnya betah di kegiatan olimpiade. Bimbingan guru membuat siswa kelas XII IPA-1 tahun pelajaran 2023/2024 ini lebih terarah fokus mengerjakan soal-soal latihan olimpiade.

Pembimbing Kalfin di SMAN 2 Mataram, Ilhami Sukmaningsih, S.Si. mengakui bahwa Kalfin memiliki daya nalar dan logika yang kuat. Hal itu menjadi modal dan kekuatan utama Kalfin dalam menyelesaikan soal-soal olimpiade. Kekuatan lagika itulah yang membuatnya memilih Kalfin untuk mewakili SMAN 2 Mataram di  olimpiade tingkat Kota Mataram dan Provinsi NTB ketika ia kelas X (tahun pelajaran 2021/2022). “Saat itu formasi olimpiade adalah 5 orang persekolah. Saya hanya memiliki 3 anggota kelas XI sehingga saya berkoordinasi dengan guru-guru Matematika Smanda mencari bibit-bibit yang bisa memperkuat Tim Olimpiade Matematika Smanda. Kami menemukan dua siswa kelas X yakni Kalfin dan Adrian. Setelah saya tes, mereka memiliki nalar yang kuat sehingga saya ikutkan mereka mewakili SMAN 2 Mataram pada KSN Kota Mataram tahun 2022. Mereka berdua lolos ke KSNP bersama satu siswa kelas XI”, ujar alumni Fakultas MIPA Universitas Mataram.

Kegagalan menembus tingkat nasional tahun 2022 justru memicu semangat Kalfin untuk makin bersungguh pada KSNP 2023. Dari SMAN 2 Mataram, tahun ini hanya Kalfin yang lolos ke KSNP (Provinsi) dan yang hebat adalah Kalfin bisa lolos ke tingkat Nasional. Sekali lagi, tutur Ilhami, kekuatan nalar menjadi modal utama Kalfin. “Di olimpiade, tidak hanya kekuatan pemahaman materi dan rumus yang diutamakan, melainkan juga kekuatan logika. Hal itu dimiliki Kalfin”, ujar guru yang mengawali karier pengabdiannya sebagai guru honorer di SMAN 2 Mataram tahun 2016 ini. Ilhami pun menyampaikan kisah menarik ketika ditanya persiapan diawal keikutsertaan Kalfin KSN 2023. Saat itu, kisah Ilhami, dalam pertemuan awal di ruang kepala sekolah (waktu itu dijabat Drs. H. Arofiq, M.M), kepala sekolah menanyakan persiapan semua tim olimpiade Smanda. Kalau tim olimpiade lain menyatakan siap 70 atau 80 persen, Kalfin menjawab polos bahwa persiapannya hanya 40 persen. “Jawaban itu mengagetkan kepala sekolah. Tapi Kalfin memang polos dan jujur mengukur kemampuannya saat itu. Saya pun sebenarnya merasa bahwa kami belum begitu siap. Tetapi saya percaya pada kemampuan nalar Kalfin, dan kepercayaan itu yang terus mendorong saya menyertainya dalam tahap-tahap persiapan berikutnya”, pungkas guru yang baru dua tahun membimbing olimpiade Matematika Smanda ini.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Mataram, Abdul Kadir Alaydrus, S.P., M.Pd., menyatakan rasa syukur dan kegembiraan yang luar biasa atas prestasi Kalfin. “Saya menyampaikan rasa bangga dan syukur atas prestasi ananda Kalfin, karena dia tidak hanya mewakili SMAN 2 Mataram melainkan mewakili Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan semua siswa di Nusa Tenggara Barat di ajang Olimpiade Sains Nasional. Saya juga berharap akan muncul Kalfin-Kalfin lain yang akan mengharumkan Smanda dan NTB di tingkat nasional”, ujar mantan guru Fisika yang baru menjabat sebagai Kepala SMAN 2 Mataram pada pertengahan Juli 2023 ini. Untuk mencapai hal itu, beliau mengemukakan stategi yang akan dilakukannya adalah memperkuat aspek internal dengan koordinasi dan kolaborasi sehingga potensi-potensi guru akan lebih kelihatan dan guru-guru inilah yang diharapkan akan jeli melihat potensi-potensi siswa yang barangkali selama inni belum terdeteksi. “Kita akan terus bergerak melakukan koordinasi dan menyiapkan aspek-aspek pendukung, sehingga kita juga nanti akan menciptakan situasi yang memungkinkan siswa-siswa kita menjadi siswa yang pintar, kreatif, dan smart seperti yang diinginkan Gubernur NTB melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB”, tutur mantan Kepala SMAN 2 Gerung ini.

27/04/ 2026
BERTEMU ORANG TUA SISWA, SMANDA INGIN PERKOKOH KOLABORASI SEKOLAH – ORANG TUA

Hari Rabu, 30 Agustus 2023, SMAN 2 Mataram mengadakan pertemuan dengan orang tua dan wali siswa kelas X tahun pelajaran 2023/2024. Sesuai dengan tema kegiatan yakni “Silaturrahmi dan kolaborasi untuk meningkatkan prestasi”, kegiatan ini dihajatkan untuk membangun hubungan dan saling pengertian yang semakin erat antara orang tua siswa dengan pihak sekolah,  meningkatkan komitmen orang tua dalam mendukung program sekolah , dan mendapatkan umpan balik dari komite/orang tua/wali sebagai dasar perbaikan program sekolah pada masa mendatang. Hadir dalam pertemuan ini Pengurus Komite SMAN 2 Mataram, Tim Manajemen Sekolah, wali kelas X, serta lebih dari 300 orang tua/wali murid. Di awal pertemuan, Rike Budiati selaku pembawa acara memperkenalkan 14 wali kelas X yang semuanya hadir dalam pertemuan tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua Komite SMAN 2 Mataram, Prof. Dr. Ir. H. Farid Hemon, M.Sc. menyampaikan harapan besar kepada pihak sekolah agar intens memberikan pelayanan terbaik bagi siswa, menciptakan kondisi yang mendukung sekolah ramah anak, serta menguatkan karakter siswa dengan mengenali mereka secara mendalam, sehingga dalam tiga tahun belajar dididik di SMAN 2 Mataram, siswa-siswi tersebut memiliki keunggulan dan kemampuan bersaing. Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Mataram ini juga mengajak orang tua untuk aktif berkomunikasi dengan putera dan puteri mereka sehingga benar-benar mengetahui potensi anak-anak tersebut. Di akhir sambutannya, Prof. Farid menekankan harapannya agar terjadi peningkatan jumlah siswa SMAN 2 Mataram yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi. “Tolok ukur keberhasilan siswa di tingkat SMA dan tentu di SMAN 2 Mataram ini adalah jumlah siswa yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Berapa anak-anak kita yang bisa masuk perguruan tinggi? Pertanyaan itulah yang harus dijawab oleh kita semua, kemudian ditindaklanjuti khususnya oleh sekolah ini”, tegas beliau.

Merespon harapan Ketua Komite tersebut, Kepala SMAN 2 Mataram, Abdul Kadir Alaydrus, S.P., M.Pd. terlebih dulu menyampaikan data bahwa pada tahun 2023 persentase siswa yang melanjutkan ke perguruan tinggi adalah 86% dan menargetkan tahun 2024 bisa mencapai 90%. Selanjutnya,setelah memperkenalkan Tim Manajemen SMAN 2 Mataram,  Abdul Kadir Alaydrus memaparkan capaian-capain prestasi SMAN 2 Mataram dalam dua tahun terakhir serta rencana pengembangan sekolah untuk tiga tahun ke depan. Di antara capaian tersebut adalah lolosnya Kalfin Jefwin Setyawan Gultom, siswa kelas XII IPA-1  yang mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam Olimpiade Nasional untuk mata pelajaran Matematika (bidang akademik) serta terpilihnya Alvian Ananta Asis, juga kelas XII IPA-1, sebagai Duta SMA Provinsi Nusa Tenggara Barat yang lanjut bersaing di tingkat nasional (nonakademik). Hal yang tak kalah hebatnya adalah terpilihnya 41 siswa SMAN 2 Mataram mewakili Nusa Tenggara Barat dalam POPNAS 2023 di Palembang. Jumlah itu melebihi setengah dari total atlet pelajar NTB yang berlaga di ajang tersebut yakni 72 atlet. Abdul Kadir Alaydrus selanjutnya juga menyampaikan prestasi-prestasi lain yang, misalnya perolehan medali emas, perak, maupun perunggu pada Olimpiade Sains Nasional yang dilaksanakan oleh beberapa perguruan tinggi di Sumatera dan Jawa, serta prestasi-prestasi lain tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota terutama di bidang olahraga.

Pemaparan berikutnya berkaitan dengan program unggulan sekolah seperti Insan Cendekia (penguatan di bidang akademik) Twin School (kerjasama SMAN 2 Mataram dengan Christian College Geelong, Australia), program penguatan akhlak dan karakter, serta program-program lain yang menjadi aktivitas rutin. Abdul Kadir Alaydrus menutup paparannya dengan menyampaikan bahwa capain dan program-program sekolah ini diikhtiarkan untuk menyeimbangkan prestasi akademik dan nonakademik pada siswa SMAN 2 Mataram sehingga mereka akan menjadi siswa-siswa yang pintar, kreatif, dan smart yang merupakan pengejawantahan program Gubernur melalui Dinas Dikbud NTB.

Pertemuan dengan orang tua siswa (parenting) kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan pada orang tua untuk menyampaikan harapan dan pertanyaan. Poin-poin penting yang menjadi konsern yang disampaikan para orang tua meliputi: (1) upaya-upaya sekolah dalam menjaga karakter atau akhlak siswa, (2) penguatan koordinasi sekolah dengan orang tua, (3) pendekatan dalam penanganan masalah siswa, (4) program Twin School, (5) program Insan Cendekia, dan (6) pelaksanaan Kurikulum Merdeka termasuk layanan pembelajaran dan asesmen.

Menanggapi pertanyaan dan harapan orang tua tersebut, Kepala SMAN 2 Mataram menjelaskan bahwa sekolah telah melaksanakan berbagai upaya penguatan karakter siswa baik dalam program kurikuler (melalui integrasi karakter dalam mata pelajaran), kokurikuler (misalnya melalui pelaksanaan P5 dalam Kurikulum Merdeka), dan dalam kegiatan-kegatan ekstrakurikuler. Selain itu, kegiatan imtaq pagi dan imtaq siang untuk semua siswa sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing siswa juga menjadi program prioritas yang rutin dijalankan setiap hari.

Merespon pertanyaan berkaitan dengan Program Twin School, Ihdzar Azizi, MA.TESOL selaku koordinator program ini menjelaskan bahwa kerja sama antara SMAN 2 Mataran dengan Christian College Geelong, Australia telah berjalan selama 28 tahun dan telah diperpanjang kembali. Pada bulan Ferbruari-Maret 2023, 15 siswa berangkat ke Australia dalam mewujudkan program kerjasama tersebut dan tahun 2024 nanti SMAN 2 Mataram akan menerima kunjungan balasan dari siswa-siswa Australia. Siswa kelas X yang berminat dalam program ini telah menjalani seleksi bulan Agustus 2023 dan akan diumumkan awal September 2023. Pihak sekolah akan mengundang orang tua dari siswa yang lolos seleksi untuk pematangan program-program Twin School.

Koordinator Program Insan Cendekia (IC), Gusti Afifah, S.Pd., mendapat kesempatan menjelaskan salah satu program unggulan dan menjadi icon Smanda tersebut. Guru senior mata pelajaran Fisika ini mengemukakan bahwa  IC mewadahi siswa yang memiliki keinginan kuat untuk terus belajar untuk mencapai kemajuan dan kesuksesan. Dalam program ini, siswa diberikan pembelajaran tambahan sepulang sekolah pada hari Selasa, Rabu, dan Kamis mulai pukul 14.45 s.d. 17.00. Di kelas ini pulalah dijaring siswa-siswa yang akan mengikuti kegiatan lomba-lomba akademik seperti OSN. Pada tahun ini, seleksi untuk kelas X telah dilaksanakan bulan Agustus dan akan diumumkan hasilnya bulan September 2023, dan selanjutnya siswa terseleksi akan mulai mengikuti pembelajaran tambahan.

Pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SMAN 2 Mataram djelaskan langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Gunawan, S.Pd., M.Pd. Ia menjelaskan bahwa SMAN 2 Mataram memasuki tahun kedua penerapan Kurikulum Merdeka dan memilih kategori Mandiri Berubah. Dalam penerapan Kurikulum Merdeka, sekolah memperhatikan adanya asesmen diagnostik yakni penilaian/asesmen kurikulum merdeka yang dilakukan secara spesifik dengan tujuan untuk mengidentifikasi atau mengetahui karakteristik, kondisi kompetensi, kekuatan, kelemahan model belajar peserta didik. Pembelajaran oleh guru-guru Smanda kelas X dan XI dirancang sesuai dengan kompetensi dan kondisi peserta didik yang beragam termasuk memperhatikan hasil asesmen diagnostik. Sebenarnya, asesmen diagnostik telah dilaksanakan sejak tahun beberapa tahun lalu, dan penerapan Kurikulum Merdeka mempertegas pentingnya pelaksanaan asesmen tersebut. Guru Matematika ini juga memaparkan tentang linieritas mata pelajaran kelas XI dengan persiapan siswa menempuh program studi di perguruan tinggi.

27/04/ 2026
GEELONG, HARI BESAR TIBA – THE BIG DAY!
Serah terima kenang-kenangan dari SMAN 2 Mataram (Pak Gunawan, kiri) kepada Christian College Geelong (Pak Daryl Riddle, kanan)

Geelong (28/02/2023) – Pukul 08.30 waktu Geelong, satu persatu peserta tiba di kelas Bahasa Senior Campus (SMA) Christian College Geelong (CCG). Siswa SMAN 2 Mataram sangat bersemangat bercerita tentang hari pertama bersama host mereka masing-masing. Sambil menikmati bekal sarapan yang dipersiapkan oleh orang tua angkat, mereka bergantian menunjukkan hal-hal yang ada di rumah baru mereka.

Hari Selasa ini, kegiatan akan diawali dengan belajar Bahasa Inggris bersama Pak John, pengajar Bahasa Inggris dan Indonesia di CCG. Pelajaran berlangsung selama 1 jam dan berakhir tepat pukul 10.10. Setelah itu, Pak Yuji Nakayama, ketua program pertukaran Jepang memanggil peserta dan guru pendamping untuk sesi foto individu. Beliau sangat ramah dan hasil fotonya bagus sekali!

Kelas Bahasa Inggris bersama Pak John

Di balik keceriaan peserta, mereka sedikit tegang karena kurang dari 2 jam mereka akan tampil memperkenalkan diri dalam Bahasa Inggris, menyanyikan mars SMAN 2 Mataram dan menarikan tarian kontemporer berjudul Kembang Kipas di depan CEO, Pak Daryl Riddle, Kepala Sekolah SMA, Pak Rick Geall, Kepala Sekolah SMP, Pak Adam, dan Kepala Sekolah lain dari Campus CCG, Ketua Program Bahasa Indonesia, Ibu Nani Thomas, Ketua Program Pertukaran Indonesia-Australia, Ibu Jessica Bijaksono, Tim Bahasa Indonesia, siswa kelas 10, 11, dan 12 Senior Campus.

Acara Welcome Service dimulai pukul 12.20 WITA. Pak Riddle, Pak Geall, Pak Ihdzar dan Pak Gunawan memasuki auditorium seni dan music CCG diikuti oleh seluruh siswa SMAN 2 Mataram. Acara dibuka dengan penampilan tim paduan suara Senior Campus yang menyanyikan Hymne CCG. Yang lebih membanggakan bagi peserta dari SMAN 2 Mataram adalah tim paduan suara menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya! Seluruh peserta dengan bangga turut bernyanyi.

CEO CCG, Pak Daryl Riddle

CEO CCG, Pak Daryl Riddle, kemudian memberikan pidato sambutannya. Beliau sangat senang akhirnya kegiatan pertukaran Indonesia-Australia berlangsung kembali. Beliau juga berterima kasih kepada hosts family (keluarga angkat) yang telah meluangkan waktu, tenaga dan biaya untruk mendukung program CCG dan SMAN 2 Mataram. Terakhir, beliau berharap rombongan SMAN 2 Mataram akan menikmati waktu kunjungannya belajar dan bertukar budaya bersama siswa dan keluarga Australia di Geelong.

Setelah sambutan singkat dari CEO CCG, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Bapak Gunawan, S.Pd., M.Pd., memberikan pidato sambutan dan diterjemahkan oleh Bapak Ihdzar Azizi, S.Pd., M.A. TESOL, Ketua Program Pertukaran Indonesia-Australia. Bapak Gunawan menyatakan sangat gembira dengan berlangsungnya kembali kegiatan ini setelah sempat terhenti selama 2 tahun. Beliau menambahkan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan seluruh pihak di CCG dan keluarga angkat yang dengan tulus hati menerima siswa dan guru pendamping selama berada di Geelong.

Respon dan Sambutan SMAN 2 Mataram oleh Pak Ihdzar (kiri) dan Pak Gunawan (kanan)

Bapak Gunawan juga berharap bahwa kegiatan pertukaran ini akan memberikan rasa tanggung jawab dan toleransi tinggi dari seluruh peserta terutama dalam menghadapi perbedaan baik budaya, bahasa, agama, latar belakang sosial, dan lain-lain. Bagi guru, beliau berharap akan banyak kesempatan untuk bertukar pengalaman dalam mengajar, belajar dan mengelola Pendidikan. Terakhir beliau meneruskan pesan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Bapak Dr. H. Aidy Furqan, M.Pd., di mana beliau sangat senang akhirnya kedua sekolah bisa berhubungan kembali dan sangat menanti kedatangan CCG ke Lombok tahun depan.

Acara dilanjutkan dengan serah terima kenang-kenangan dari kedua sekolah dan perkenalan dari seluruh peserta SMAN 2 Mataram dalam Bahasa Inggris. Ke 15 peserta dan 2 guru pendamping dengan penuh percaya diri memperkenalkan diri. Mereka kemudian menerima kenang-kenangan dan bahan belajar selama di CCG.

Perkenalan diri peserta dalam Bahasa Inggris

Tiba saatnya pertunjukan dari siswa SMAN 2 Mataram. Pertunjukan pertama, 15 siswa peserta dengan bangga menyanyikan Mars SMANDA dan membuat kagum penonton yang hadir. Kemudian, kelompok tari siswa perempuan terdiri dari Baiq Khairina, Leila, Anastasya, Chyntia, Inayah, dan Zeska telah bersiap dengan kostum merah dan kipas kertas yang cantik untuk menarikan tari Kembang Kipas. Gerakan gemulai dan formasi ombak yang diciptakan dari tarian ini sekali lagi berhasil membuat decak kagum para tamu undangan dan penonton yang hadir.

Tari Kembang Kipas

Acapun diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kepala Campus Senior, Bapak Rick Geall. Dalam doanya beliau berterima kasih atas berkah dan kesempatan yang telah diberikan sehingga kedua sekolah bisa berhubungan kembali dan berharap seluruh peserta dalam keadaan sehat dan dapat mengikuti kegiatan dengan baik.

Foto bersama di depan Campus Senior

Acarapun berakhir dan rombongan peserta bersama keluarga angkat bergegas ke halaman depan Senior Campus untuk melakukan sesi foto bersama. Semua merasa Bahagia dan senang acara welcome service berjalan lancar dan secara resmi kegiatan pertukaran di mulai!

#twinschool

#sekolahkembar

#smandajaya

#dikbudntb

#geelong

#mataram

#australiaindonesia

#pertukaranjangkapendek

27/04/ 2026
GEELONG, TERASA SEPERTI DI RUMAH!
Foto bersama di Cunningham Pier-Waterfront Geelong

Geelong (27/02/2023) – Pukul 06.00, Bandara Tullamarine Melbourne terasa hangat sekali dengan sambutan dan senyum lebar penuh semangat dari Kepala Program Pertukaran Australia-Indonesia, Ibu Jessica Bijaksono dan staf senior, Ibu Hani Smith.

Seperti yang telah diinformasikan oleh pihak Christian College Geelong (CCG), setiba di Melbourne, peserta harus melakukan Covid-19 tes. Alhamdulillah, seluruh peserta dan guru pendamping dinyatakan negatif. Ini berarti kegiatan bisa dimulai!

Peserta meninggalkan bandara sekitar pukul 08.00 waktu Melbourne atau pukul 05.00 WITA. Bus CCG yang dikemudikan oleh pak Mark membawa peserta yang sudah sangat kelaparan menuju tempat makan terdekat. Tantangn pertama peserta adalah memesan makan siang mereka sendiri dengan Bahasa Inggris. Hasilnya? Mereka memesan layaknya warga lokal!

30 menit kemudian, peserta melanjutkan perjalanan menuju pusat kota Geelong. Namun di tengah perjalanan, bus mampir sebentar di Highton Campus, sekolah untuk siswa kelas  7 sampai dengan 9. Anak-anak sungguh takjub melihat kemegahan kampus Highton.

Kampus Highton

Tiba di Geelong, peserta dipandu oleh pak Mark dan Ibu Hani sambil melihat-lihat bangunan lama dan baru di Geelong. Rombongan pun berhenti dan menikmati keindahan Waterfront. Siswa berjalan-jalan santai menghilangkan jet-lag setelah penerbangan yang cukup melelahkan. Hujan gerimis menghiasi jalan-jalan peserta namun tidak menyurutkan semangat mereka untuk mengelilingi area Waterfront.

Setelah menikmati pemandangan pesisir Geelong dan cuaca yang lumayan dingin berangin, peserta pun menghangatkan diri dan masuk ke pusat perbelanjaan, Westfield Mall tepat di belakang Waterfront. Beberapa siswa menghabiskan waktu di food court, yang lain mengikuti guru pendamping mencari SIM card baru untuk akses internet dan telepon.

Waktu berjalan cepat, dan jam menunjukkan pukul 14.00 waktu Geelong. Peserta pun berangkat menuju Campus Senior – sekolah SMA dan disambut di kelas dan bangunan baru. Meskipun semua peserta capai, namun keindahan dan sambutan Geelong membuat peserta merasa seperti di rumah sendiri. Mereka semua sangat senang dan bersemangat!

Bersama hosts dan siswa kelas 10 Kampus Senior CCG

Bel pulang pun berbunyi, saudara angkat (host) peserta mulai berdatangan ke kelas dan menjemput peserta satu persatu. Seluruh peserta dan pendamping harus berpisah dan akan bertemu kembali keesokan harinya untuk acara pembukaan, the Welcome Service – Acara penyambutan dan pembukaan. Geelong, rumah kedua, kami siap!

#twinschool

#sekolahkembar

#smandajaya

#dikbudntb

#geelong

#mataram

#australiaindonesia

#pertukaranjangkapendek

27/04/ 2026
GEELONG, KAMI DATANG!
Rombongan Program Kunjunagn Pertukaran Jangka Pendek (The Short Term Exchange Visit Program) Tahun 2023 dilepas kepala SMAN 2 Mataram, Drs. H. Arofiq, M.M.

SMAN 2 Mataram (26/02/2023) – Kepala SMAN 2 Mataram, Drs. H. ARofiq, M.M., secara sederhana melepas rombongan peserta Pertukaran Jangka Pendek SMAN 2 Mataram ke Christian College Geelong (CCG) di lobby depan sekolah pada Minggu 26 Februari 2023.

15 peserta telah tiba di halaman parker depan SMAN 2 Mataram bersama orang tua, wali dan keluarga besar untuk mengantarkan para duta sekolah, NTB dan Indonesia yang mengemban misi pertukaran bahasa dan budaya ke CCG di Victoria Australia. Sebelum berangkat ke 15 peserta diberikan briefing singkat oleh penanggung jawab program, Bapak Lalu Iskandar, S.Pd., kemudian dilanjutkan dengan pengarahan dan pesan-pesan dari Kepala Sekolah.

Briefing dan Pengarahan kepada seluruh peserta

Kepala sekolah mengingatkan kepada seluruh peserta dan 2 guru pendamping untuk menjaga nama baik pribadi, sekolah daerah dan bangsa; menyelesaikan hambatan yang muncul selama kegiatan dengan cepat dan tepat; serta menjaga kesehatan selama berkegiatan. Briefing dan arahan singkat diakhiri dengan doa bersama sebelum rombongan berangkat.

Tepat pukul 10.00 WITA rombongan peserta meninggalkan sekolah menuju Bandara Internasional Lombok. Tahun ini rute perjalanan peserta adalah melalui Lombok ke Denpasar dan Denpasar ke Melbourne. Rombongan diperkirakan akan tiba di Denpasar Bali pada pukul 13.00 WITA namun delay akibat cuaca buruk sehingga pesawat akhirnya mendarat dengan selamat di Bandara Ngurah Rai tepat pukul 15.50 WITA.

Rombongan tiba di Bandara Ngurah Rai, Denpasar-Bali

Di Bali, peserta dan pendamping menikmati santapan yang disediakan dan fasilitas bandara sambil menunggu waktu keberangkatan ke Melbourne. Pukul 18.00 WITA, rombongan melakukan cek-in dan mulai mengikuti rangkaian pemeriksaan petugas imigrasi. Alhamdulillah dengan persiapan yang baik seluruh peserta mendapat clearance untuk berangkat menuju Melbourne.

Selepas melakukan ibadah sholat Maghrib dan Isya, seluruh peserta berjalan cepat menuju Gate 6B karena last call penerbangan nomor 6003 dengan tujuan Melbourne telah diumumkan. Seluruh peserta berhasil boarding tepat pukul 20.00 WITA. 20 menit kemudian, pesawat yang membawa rombongan tinggal landas. Penerbangan ke Melbourne berlangsung selama 5 jam dan 50 menit. Pagi hari waktu Australia, sekitar pukul 06.00 Waktu Melbourne, seluruh proses pemeriksaan Imigrasi dan Bea Cukai Australia terlewati dengan baik.

Rombongan tiba di Bandara Tullamarine Melbourne-Australia

Kepala Program Pertukaran Australia-Indonesia CCG, Ibu Jessica Bijaksono dan anggota timnya, Ibu Hani Smith sudah menunggu rombongan di pintu keluar bandara Tullamarine-Melbourne. Perpisahan selama 5 tahun akhirnya bersatu kembali pada tahun 2023. Geelong, Kami datang!

#TwinSchool

#smandamataram

#dikbudntb

#christiancollegegeelong

#pertukaranpelajar

#exchange

27/04/ 2026
Reuni Bareng Alumni BIO 4 Angkatan 93

Masa SMA memang menjadi momen yang tidak akan terlupakan. Banyak kenangan manis, suka dan duka yang tentunya pernah terukir di masa ini dan berkumpul di sekolah kembali bersama teman seangkatan, menjadi hal yang sangat dinanti setelah perpisahan panjang menggapai cita-cita.

Pagi ini, Jumat (3/03/23) SMAN 2 Mataram kedatangan Alumni Bio 4 Angkatan 93. Kedatangan para alumni ini dalam rangka menjalin silaturahmi dengan Kepala Sekolah, Guru dan juga sharing kepada adik – adik angkatannya yang masih duduk di kelas XII dalam bentuk Sosialisasi dan Bakti sosial.

Kunjungan silaturahmi yang diketuai oleh Wiwin Setyo Subagio ini mendapat sambutan hangat oleh Bapak Drs. H. Arofiq, MM beserta jajarannya di ruangannya. Pada kesempatan tersebut, para alumni bernostalgia tentang masa-masa mereka bersekolah di SMA Ampenan yang sekarang telah berubah nama menjadi SMAN 2 Mataram. Selain bernostalgia, para alumni juga menyampaikan rencana untuk mengadakan reuni akbar karena selama ini reuni sekolah hanya diadakan perangkatan. Rencana ini didukung oleh Kepala sekolah yang juga sebelumnya memiliki program untuk melakukan pendataan alumni dan besar harapan kedepannya akan terjalin hubungan yang sinergis antara sekolah dan alumni.

Setelah mengobrol santai di ruang Kepala Sekolah, acara dilanjutkan dengan sosialisasi yang dirangkaikan dengan bakti sosial di ruang meeting dengan menghadirkan perwakilan siswa kelas XII. Sosialisasi ini diisi dengan pemaparan tentang daur ulang sampah yang dibawakan oleh Vera, salah satu alumni yang merupakan motivator dan ingin membagi inovasinya dalam pengelolaan sampah. Dalam penjelasannya, Ia mengajukan pertanyaan tentang 3 langkah pengelolaan sampah dan pengertian dari efek rumah kaca yang dapat dijawab benar oleh siswa kelas XII, dan yang menjawab benar diberikan bingkisan hadiah. Vera juga memaparkan tentang pentingnya mengelola sampah organik untuk menyelamatkan bumi, salah satu contohnya dengan membuat pupuk kompos.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sharing dan games pertanyaan lagi yang dibawakan oleh Agus Shopian. Ia meminta semua yang ada di ruangan untuk fokus mendengarkan agar bisa menjawab pertanyaannya. Agus menyampaikan beberapa hal untuk memotivasi adik-adik angkatannya yang kini duduk dibangku kelas XII yang sebentar lagi akan lulus. Berbekal dari pengalamannya sekolah di Ampenan lalu merantau ke Bandung dan sekarang tinggal di Jakarta bersama keluarganya, Agus menyampaikan beberapa point penting yang dapat kita simak bersama.

Yang pertama, Sumber informasi yang sudah sangat mudah di akses harusnya bisa menjadi semangat untuk belajar karena tidak sesusah dulu yang mau mencari jawaban harus datang dan membaca di perpustakaan selain itu juga harus bersyukur dengan sistem pendidikan sekarang dimana sekolah sudah menerapkan program ramah anak. Guru tidak bisa sewenang wenang memberikan hukuman fisik kepada siswa, berbeda dengan jaman dulu dimana kekerasan menjadi hal yang biasa dalam dunia pendidikan namun juga tidak dipungkiri membentuk mental yang tangguh pada lulusannya. Apapun yang di ajarkan guru di sekolah pasti untuk kebaikan siswa-siswanya. Semoga dengan program ramah anak, bisa mencetak lulusan yang lebih percaya diri, mandiri, kompetitif dan positif.

Kedua tentang value, bagaimana nilai seseorang tidak ditentukan oleh orang lain, melainkan dirinya sendiri. Jadi bagaimana kita yang berasal dari sekolah yang sama dan setelah lulus menjadi seseorang dengan nilai yang berbeda di masyarakat. Apakah kita ingin di nilai baik atau buruk, itu hanya bisa ditentukan oleh diri kita sendiri.

Selanjutnya tentang mental health yang diumpamakan dengan seorang supir dan penumpang. Apakah mental kita sebagai penumpang yang hanya akan menurut saja ? ataukah ingin menjadi supir yang menentukan sendiri tujuan kita akan kemana. Dari sharing ini, semoga bisa memberi pemahaman dan motivasi untuk siswa kelas XII yang akan lulus dan membantu mereka menentukan keputusan dengan lebih mandiri dikemudian hari.

Acara ini ditutup dengan sesi foto bersama dan bakti sosial berupa penyerahan bingkisan dan pelakat yang diterima langsung oleh Bapak Arofiq.

27/04/ 2026
Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini Usia Anak Oleh Dharma Wanita SMAN 2 Mataram
Foto bersama kegiatan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini Usia Anak oleh Dharma Wanita SMAN 2 Mataram

Mataram — Menduduki posisi tertinggi kedua di ASEAN sebagai negara dengan jumlah pernikahan dini terbanyak tentunya bukan suatu prestasi yang membanggakan bagi Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) 2021 mencatat sekitar 1.220.900 anak di Indonesia mengalami perkawinan usia anak, ini belum termasuk praktik perkawinan anak di bawah tangan (nikah siri). Di dalam data tersebut, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masuk dalam tujuh besar angka kasus perkawinan anak tertinggi di Indonesia.
Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP2AP2KB) Provinsi NTB, angka pernikahan dini meningkat setiap tahun. Data dispensasi perkawinan di Pengadilan Tinggi NTB dengan persentase pada 2019 sebesar 370 kasus, 2020 sebesar 875 kasus, 2021 sebesar 1132 dan awal tahun 2022 sebesar 153 kasus dan akan masih terus bertambah mengikuti perkembangan data terbaru hingga tahun 2023.


Pernikahan dini tentunya memberikan dampak buruk yang mnyebabkan tercurinya hak seorang anak. Hak-hak itu antara lain hak pendidikan, hak untuk hidup bebas dari kekerasan dan pelecehan, hak kesehatan, hak dilindungi dari eksploitasi, dan hak tidak dipisahkan dari orangtua. Berkaitan dengan hilangnya hak kesehatan, seorang anak yang menikah di usia dini memiliki risiko kematian saat melahirkan yang lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang sudah cukup umur. Kondisi ekonomi yang tidak stabil dan kurangnya kesiapan dalam mengasuh anak juga bisa ,menyebabkan anak yang dilahirkan akan mengalami stanting. Selanjutnya, seorang anak perempuan yang menikah akan mengalami sejumlah persoalan psikologis seperti cemas, depresi, bahkan keinginan untuk bunuh diri. Di usia yang masih muda, anak-anak ini belum memiliki status dan kekuasaan di dalam masyarakat. Mereka masih terkungkung untuk mengontrol diri sendiri. Terakhir, pengetahuan seksualitas yang masih rendah meningkatkan risiko terkena penyakit infeksi menular seperti HIV.


Kekhawatiran ini menjadi latar belakang Dharma Wanita di SMA Negeri 2 Mataram mengadakan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini usia Remaja yang diadakan pada hari Sabtu (11/03/2023) di Ruang Meeting SMAN 2 Mataram dan diikuti oleh perwakilan OSIS dan anggota ekstrakurikuler lainnya. Sosialisasi ini dilakukan dengan tujuan memberi edukasi kepada remaja khususnya siswa-siswi SMAN 2 Mataram untuk mencegah pernikahan dini dengan memberi pemahaman tentang dampak dari pernikahan pada usia dini yang dapat merugikan remaja.
Sosialisasi ini menghadirkan narasumber Ibu Suci Apriani selaku ketua KPAD. Beliau membuka acara dengan memberikan pengertian bahwa perkawinan anak merupakan perkawinan yang dilakukan oleh seseorang yang berada dibawah umur atau 19 tahun sesuai UUD perkawinan yang berlaku. Beliau berkata bahwa hal ini merupakan suatu bentuk kekerasan kepada anak, karena dapat mencabut 4 hak dasar anak, yakni hak hidup, hak hidup tumbuh kembang, hak mendapatkan perlindungan, dan hak berpatisipasi. Beliau juga memaparkan tentang permasalahan perkawinan dini dengan memberikan informasi terkait penyebab, dampak, dan apa yang bisa dilakukan untuk pencegahan pernikahan dini ini.
Dari kegiatan ini diharapkan siswa dan siswi Smanda lebih memahami pentingnya memiliki kesiapan mental dan finansial sebelum memutuskan untuk berumah tangga apalagi di usia muda. Karena menikah bukan hanya perkara acara 1 hari 1 malam, tapi akan berlangsung seumur hidup.

27/04/ 2026
DARMA WANITA UP SMANDA KUNJUNGI PANTI SOSIAL LANSIA MANDALIKA

Sebagai wujud kepedulian sosial, Darma Wanita Unit Pelaksana SMAN 2 Mataram mengunjungi Panti Sosial Lansia Mandalika yang dulunya bernama Panti Sosial Tresna Werdha Puspakarma, yang terletak di Jalan Majapahit No. 31 Mataram, Selasa, 8 Agustus 2023. Rombongan yang dipimpin Ibu Karsinah, S.Pd. membawa sumbangan dari Keluarga Besar SMAN 2 Mataram. Sesuai arahan Ketua Darma Wanita UP SMAN 2 Mataram, Ny. Syarifah Wahidah Alaydrus yang berhalangan hadir karena sedang melaksanakan tugas dinas kampus, Karsinah menjelaskan bahwa tujuan kunjungan adalah menumbuhkan sikap peduli dan empati Darma Wanita SMAN 2 Mataram dan melaksanakan salah satu program sosial selain kunjungan ke Panti Asuhan. Selain itu kunjungan dimaksudkan mengambil pelajaran penting dari hal-hal yang terjadi dan dialami para penghuni panti.

Kepala  Panti Sosial Lansia Mandalaika, Hj. Sri Yulianti, menerima langsung Darma wanita Smanda. Sembari mengajak rombongan melihat langsung kondisi para penghuni panti, Ibu Sri (panggilan akrab beliau) menjelaskan bahwa saat ini jumlah penghuni ada 75 orang yang dikategorikan atas tiga kondisi, yakni penghuni Mandiri (dapat melayani diri mereka sendiri), penghuni Setengah Mandiri (yang masih bisa melayani diri sendiri namun membutuhkan bantuan untuk beberapa hal), dan penghuni Tidak Mandiri (yang sepenuhnya memerlukan bantuan petugas panti).

Anggota Darma Wanita Smanda menemui dan berdialog langsung dengan beberapa penghuni di beberapa area hunian.

Kesan mendalam diperoleh semua anggota Darma Wanita yang berkunjung. Gusti Afifah, S.Pd., misalnya menjelaskan bahwa kunjungan ini memberikan kesan tentang indahnya berbagi, terutama pada orang lanjut usia yang jarang dikunjungi keluarga mereka. “Kebahagian kita rasakan saat bisa membersamai mereka karena sangat terasa kalau mereka merindukan teman untuk berbincang dan berdialog”, ungkapnya. Tentang pelayanan para petugas panti, guru Fisika ini mengemukakan bahwa para petugas panti sangat ramah, bersahabat, dan penuh kekeluargaan. Sikap itu ditujukan baik pada penghuni maupun tamu yang berkunjung.  

Sementara itu, Rike Budiati, S.Pd. mengungkapkan bahwa panti sosial ini bukan sekadar panti biasa, melainkan juga merupakan tempat di mana para lansia yang menderita sakit dirawat penuh cinta dan dengan berbagai kegiatan yang membuat mereka merasakan semangat dalam menjalani hidupnya. Ia menambahka, “Kunjungan ini menyadarkan saya untuk mengasihi orang tua sendiri khususnya dan memberikan mereka perhatian di saat mereka lanjut usia nanti. Beragam alasan oma/opa ini masuk ke panti, baik itu kemauan sendiri maupun kemauan pihak keluarga, namun para orang tua ini membutuhkan hiburan, seseorang yang memperhatikannya, mendengarkan cerita-ceritanya.

Semua anggota Darma Wanita Smanda yang ikut mengungkapkan hal menarik dari kunjungan ini. Mereka menyampaikan yang bermakna dari kunjungan ini adalah mengingatkan bahwa semua kita akan menua, tetapi sebaiknya tidak menua di panti melainkan bersama keluarga di rumah. Namun apabila tidak ada keluarga di rumah di masa tua, berada di pani adalah alternatif yang harus dipilih akan masa tua lebih terurus. Terakhir, ibu-ibu Darma Wanita UP Smanda menyampaikan harapan agar semakin banyak orang, terutama keluarga, yang meluangkan waktu untuk berkunjung ke panti ini untuk menghibur para penghuni.

27/04/ 2026
HUT SMANDA KE-46 DAN PAMERAN KARYA P5 KURIKULUM MERDEKA BELAJAR

Mataram (27/05/2023) – SMA Negeri 2 Mataram mengakhiri kegiatan pembelajaran di tahun pelajaran 2022/2023 dengan mengadakan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Smanda Ke-46 yang bertempat di SMA Negeri 2 Mataram mulai pukul 07.00 hingga 14.30 WITA.

Rangkaian acara dimulai dengan jalan santai yang diikuti oleh siswa, guru, pegawai dan mahasiswa PPL. Rute jalan santai kali ini dimulai dari SMA Negeri 2 Mataram lalu melewati Taman Malomba dan Jalan Langko, kemudian kembali ke sekolah.

Setelah jalan santai, rangkaian acara selanjutnya adalah pembukaan acara HUT Smanda secara resmi dengan menerbangkan burung merpati dan pemotongan tumpeng. Pembukaan tersebut juga sekaligus meresmikan kegiatan Pamer Karya Kurikulum Merdeka Belajar. Barang – barang yang dipamerkan berupa kerajinan tangan dari benda benda bekas, utamanya dari plastik yang merupakan hasil karya siswa kelas X sesuai dengan tema 2 yaitu Kewirausahaan . Pada pameran ini juga ditayangkan vdeo – vdeo kegiatan P5 yang telah berlangsung dari tema 1 yaitu Bangunlah Jiwa dan Raganya dengan projek berupa gerakan senam yang dibuat mandiri oleh kelompok siswa. Tema yang ke-3 yaitu Kearifan Lokal yang ditunjukkan dengan penampilan Gendang Beleq, Tari Kembang sembah, Tari Rudat dan Lagu Tradisional.

Rangkaian acara HUT semakin seru dengan penampilan modern dance dari Hipobbee, dan grup band Sixdays.

Pada acara HUT Smanda kali ini, tersedia banyak lapak bazaar yang diikuti oleh perwakilan kelas XI dan beberapa ekstrakurikuler.

Partisipasi warga sekolah, baik guru maupun siswa juga terlihat dalam rangkaian lomba yang semakin memeriahkan acara. Tak hanya itu, terdapat kupon doorprize yang dibagikan saat jalan santai dan diumumkan pemenangnya disela-sela acara.

Acara seremonial HUT Smanda Ke-46 ini terlaksana dengan lancar dan tanpa kendala apapun. Selamat Hari Ulang Tahun Ke-46, SMA Negeri 2 Mataram! Semoga Smanda dapat terus mencetak peserta didik yang berprestasi dan unggul. Smanda Jaya!

#sjtreport

27/04/ 2026
SELAMAT DATANG DI KAMPUS HIGHTON – MIDDLE SCHOOL CCG!
Foto bersama di lobby depan Kampus Highton. Tampak siswa SMAN 2 Mataram berbaur dengan siswa dari Kampus Highton dan Bellarine

Geelong (06/03/2023) – Senin pagi ini kegiatan peserta diawali dengan membuat kartu ucapan terima kasih untuk keluarga angkat atau host family masing-masing. Selama kurang lebih 1 jam, peserta menulis ucapan terima kasih dan menghias kartunya seindah mungkin. Kemudian peserta menyelipkan foto mereka masing-masing.

Kegiatan awal pekan ini akan dipusatkan di Middle School, lebih tepatnya Highton Campus. Siswa kelas 7- 9 belajar di kampus ini. Setelah selesai menulis dan menghias kartu ucapan, peserta bersama-sama berjalan menuju kampus Highton yang memang lokasinya tidak terlalu jauh dari Kampus Senior. Hal ini dilakukan juga agar peserta tahu budaya dan aturan berjalan kaki di jalan raya sekaligus menikmati lingkungan yang bersih dan indah di sepanjang jalan Waurn Ponds.

Persiapan penari Kembang Kipas

Siswa tiba di kampus Highton sekira pukul 10.00. Setibanya di sana, siswa perempuan dan laki-laki yang akan mempertunjukkan tarian mempersiapkan diri memakai kostum tari mereka. Nampaknya di lokasi sudah ada 3 orang siswa kelas 9 yang menyambut peserta dan menggunakan pakaian adat nusantara. Mereka terlihat cantik sekali.

Yang lebih mengejutkan, ada 3 siswa perempuan kelas 7 yang sudah siap menggunakan pakaian adat Aceh dan direncanakan akan mempertunjukkan tarian di depan peserta dari SMAN 2 Mataram dan tamu undangan. Pukul 11.00 Peserta digiring ke Chapel atau gereja kecil yang ada di dalam kampus Highton. Acara penyambutan resmi kampus Highton kepada 17 peserta dari SMAN 2 Mataram resmi dimulai.

Siswa kelas 7 Kampus Highton yang akan menarikan tari Aceh dalam acara sambutan resmi di chapel Highton

Kegiatan dibuka dengan doa dan tarian selamat datang oleh ketiga siswi kelas 7. Kemudian pemutaran video sambutan yang telah dipersiapkan oleh guru, staf dan siswa kampus Highton. Kepala Kampus Highton, pak Adam, memberi sambutan dalam 2 bahasa, Indonesia dan Inggris sehingga seluruh peserta dapat merasakan atmosfer Indonesia yang kental dalam ruangan. Pidato balasan dari SMAN 2 Mataram disampaikan oleh Pak Gunawan dan diterjemahkan oleh Pak Ihdzar.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tukar menukar cendera mata dari kedua sekolah. Tiba saatnya penampilan dari peserta SMAN 2 Mataram. Siswa perempuan menarikan tarian Kembang Kipas dan siswa laki-laki menarikan Tari Rudat. Semua orang merasa gembira dengan sambutan yang begitu hangat dari masyarakat kampus Highton. Akhirnya, seluruh peserta acara sambutan menuju lobby depan sekolah dan melakukan foto grup.

Setelah acara sambutan dan foto grup, peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil terdiri dari 5 orang dan segera bergabung ke 3 kelas Bahasa Indonesia bersama siswa kelas 8 dan 9 dari kampus Highton dan Kampus Bellarine. Siswa SMAN 2 Mataram merasakan langsung suasan belajar bersama saudara-saudara mereka dari CCG. Ada yang belajar di kelas, ada yang belajar di luar kelas, dan ada yang belajar melalui permainan tradisional di lapangan sekolah.

Guru-guru pendamping juga tidak lepas dari kegiatan di kampus Highton. Pak Gunawan dan Pak Ihdzar mendapat tantangan bermain bulu tangkis melawan kepala Highton, Pak Adam dan Wakil Kepala Sekolah CCG, Pak Scott, di auditorium olahraga Highton. Tim Indonesia menang atas tim Australia dengan skor tipis 21-23.

Kegiatan satu hari penuh di Highton berakhir dengan santap siang makanan Indonesia dan sambal cabai khasnya. Seluruh peserta SMAN 2 Mataram dan guru pendamping melakukan foto bersama di area belakang kampus Highton. Rombongan pun berjalan bersama kembali menuju kampus senior dan mengakhiri kegiatan seru dan menyenangkan hari ini tepat pukul 15.30 waktu Geelong.

#twinschool

#sekolahkembar

#smandajaya

#dikbudntb

#geelong

#mataram

#australiaindonesia

#pertukaranjangkapendek

Themes by WordPress